Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Komite II DPD RI Apresiasi Program Padat Karya Kementerian PUPR

Komite II DPD RI Apresiasi Program Padat Karya Kementerian PUPR
Raker Komite II DPD RI bersama Kementerian PUPR

Penulis : Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta
Komite II DPD RI mengapresiasi keberlanjutan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat di daerah, melalui program Padat Karya Tunai (PKT) P3TGAI, BSPS serta Kotaku yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal ini disampaikan Ketua Komite II DPD Abdullah Puteh dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Kementerian PUPR di Gedung Utama Kementerian PUPR, Kamis (29/9). Raker tersebut membahas program kerja Kementerian PUPR tahun 2023 serta pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat di daerah.

“Kami berterimakasih dan sangat mengapresiasi program Padat Karya Tunai (PKT) yang telah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Dan harapan kami, semoga program ini dapat terus dilanjutkan serta kedepan akan ada dukungan untuk keterlibatan DPD dalam kegiatan infrastruktur,” ucap Abdullah Puteh.

Adapun tahun 2023, Kementerian PUPR mengelola pagu anggaran sebesar Rp125,22 Triliun guna melanjutkan program pembangunan infrastruktur di bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, permukiman serta perumahan. 

“Termasuk untuk penyelesaian Proyek Strategis Nasional, terutama bendungan untuk mendukung ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur dasar IKN,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Pada bidang Sumber Daya Air diprioritaskan untuk pembangunan 23 bendungan, irigasi seluas 6.900 hektar, rehabilitasi dan peningkatan irigasi 98.700 hektar, pembangunan pengendali banjir sepanjang 62,75 km, serta pembangunan pengaman pantai sepanjang 25 km. 

Kemudian, di bidang Bina Marga dialokasikan anggaran Rp 49,31 Triliun untuk pembangunan jalan sepanjang 489,1 km, pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 10,3 km dan peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur jalan sepanjang 3.340,3 km.

Dilakukan pula pembangunan dan peningkatan SPAM dengan kapasitas 2.206 liter/detik,  SPAM berbasis masyarakat sebanyak 276.000 SR di 332 desa melalui kegiatan PAMSIMAS, lalu Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik dengan layanan 16.600 KK, serta Sanitasi berbasis masyarakat dengan layanan 93.720 KK di bidang Cipta Karya.

Adapun di bidang perumahan, dilaksanakan kegiatan prioritas pembangunan rusun 3.535 unit, pembangunan rusus 26.260 unit, pembangunan PSU 27.825 unit, dan Bantuan Rumah Swadaya sebanyak 145.000 unit.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.