Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Menko PMK Sidak ke Pandeglang Cek Masalah Beras Menggumpal

Menko PMK Sidak ke Pandeglang Cek Masalah Beras Menggumpal
Menko PMK Sidak ke Pandeglang Cek Masalah Beras Menggumpal

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Pandeglang

Penyaluran bantuan sosial berupa beras 10 Kg dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten sempat ramai diperbincangkan di media massa. Sebab, beras dari Perum Bulog yang disalurkan PT Pos Indonesia ke warga tersebut ditemukan menggumpal layaknya batu dan kurang layak untuk dikonsumsi.

Menanggapi masalah itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Pos Pandeglang dan tempat penggilingan gabah di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

"Dari laporan pihak PT Pos, dan Perum Bulog,  masalah beras menggumpal itu yang didistribusikan sebelumnya itu dikarenakan terkena hujan. Beras itu juga sudah ditarik. Bahkan yang ditarik bukan hanya beras yang bermasalah tapi seluruhnya ditarik dan dicek semuanya. Dan itu saya kira ini langkah yang cepat dan bagus," kata Muhadjir Effendy, di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (7/8/2021).

Lebih lanjut Muhadjir mengingatkan agar beras yang diberikan sebagai bantuan sosial adalah beras yang layak konsumsi. Sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah, beras yang disalurkan minimal berkualitas medium.

"Jangan sampai kita gak mau makan beras itu malah kita berikan kepada orang lain. Karena itu berasnya medium yang kita tetapkan," ujarnya.

Selain itu, Muhadjir juga meminta agar beras yang dimanfaatkan untuk bantuan sosial dari produksi petani lokal. Dia mengapresiasi pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang telah memanfaatkan beras petani lokal.

"Tadi saya diberitahu Bu Bupati, semua berasnya adalah produksi petani lokal. Dan ini penting, karena kita harapkan produksi petani di daerah itu betul-betul terserap dan termanfaatkan," imbuhnya.

Dengan memanfaatkan beras produksi petani lokal, menurut Muhadjir, akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan petani lokal. Tetapi, dia juga mengingatkan agar petani lokal tidak meraup untung yang berlebihan.

"Sekarang ini Alhamdulillah kan harga gabah, harga beras sudah mulai naik. Saya mohon para petani dan tengkulak menahan diri untuk tidak mengambil untung banyak-banyak. Semuanya harus merasa prihatin," tuturnya.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.