Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Gubernur Nilai Sumatera Barat Butuh Ribuan Tenaga Honorer

Gubernur Nilai Sumatera Barat Butuh Ribuan Tenaga Honorer
Gubernur Nilai Sumatera Barat Butuh Ribuan Tenaga Honorer

Penulis: Irwan Santoso

TVRINews, Padang

Kebijakan pemerintah untuk menghapus tenaga kontrak menjadi polemik di provinsi Sumatera Barat.

Hal ini mengingat banyaknya tenaga honorer yang akan kehilangan pekerjaan pasca kebijakan tersebut diberlakukan terhitung November 2023 nantinya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyedi menyatakan wilayahnya sangat membutuhkan peran tenaga honorer untuk membantu terlaksananya pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga: Kekeringan Landa Sumbawa 42 Desa di 17 Kecamatan Krisis Air Bersih

Menurutnya, tenaga honorer selama ini mampu menyelesaikan berbagai pekerjaan yang kosong karena kekurangan ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Sementara itu di Pemprov Sumatera Barat terdapat sekitar 1000 ASN yang pensiun pertahun dan 500 ASN di setiap kabupaten kota sehingga diharapkan pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut dan memberikan solusi lain sesuai dengan jumlah kebutuhan seperti peluang PNS dan P3K," ujar Mahyeldi, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Lampung Belum Temukan Kasus Cacar Monyet

Ia berharap pemerintah segera mengeluarkan regulasi yang jelas sehingga berbagai kekosongan jabatan ASN karena pensiun dan meninggal dunia dapat kembali terisi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.