Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

PMK Tak Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban di Lombok Tengah

PMK Tak Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban di Lombok Tengah
PMK Tak Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban di Lombok Tengah

Penulis: Ambi

TVRINews, Lombok Tengah
Penyakit Mulut dan Kuku yang saat ini tengah merebak di sejumlah daerah di Tanah Air, berdampak terhadap berkurangnya penjualan hewan ternak untuk kurban.

Namun, kondisi ini tidak dialami oleh Aditya, seorang pedagang hewan ternak kambing di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Aditiya mengatakan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak mempengaruhi dagangan hewan ternak kambing untuk kurban.

"Dalam sehari kambingnya laku hingga empat puluh ekor dengan harga mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp6 juta," kata Aditiya, kepada TVRINews.com, Sabtu (9/7/2022).

Menurutnya pembeli hewan kurban miliknya tidak hanya dari Kabupaten Lombok Tengah tetapi juga datang dari Lombok Timur, Lombok Barat dan Kota Mataram.

"Sebelum dijual, semua kesehatan kambing sudah diperiksa oleh dokter hewan. Jika ditemukan adanya kambing yang sakit, petugas tidak mengizinkan pedagang untuk membuka kios ternaknya," ujar Aditiya.

Lanjut, Aditya menyebut Hari Raya Kurban tahun ini tidak berbeda dengan tahun lalu, penjualan  kambingnya tetap stabil. 

“Saya berjualan dua puluh empat jam dengan kebersihan kios terjamin aman,” tutur Aditya.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.