Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Dibutuhkan Strategi Baru dalam Tangani Pandemi Covid-19

Dibutuhkan Strategi Baru dalam Tangani Pandemi Covid-19
Dibutuhkan Strategi Baru dalam Tangani Pandemi Covid-19

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Jakarta
Terkait kasus Covid-19 yang telah menembus angka 1 juta per Selasa (26/1/2021) dan sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan gugur, mendapat perhatian dari Ketua MPR, Bambang Soesatyo. Dia menyampaikan keprihatinan dan kekhawatiran terhadap tingginya angka masyarakat yang terpapar Covid-19.

"Kami meminta pemerintah mengevaluasi program yang sedang berjalan, dan segera menentukan strategi dan langkah baru yang tepat dalam menangani pandemi covid-19 di masing-masing wilayah," katanya, Rabu (27/1).

Sementara itu, penambahan jumlah pasien Covid-19 yang sembuh mencetak rekor hari ini. Tercatat, dalam sehari sebanyak 10.974 orang dinyatakan sembuh, sehingga akumulasinya kini menjadi 831.330 orang.

Angka ini memecahkan rekor sebelumnya, di mana pada 26 Januari 2021, dalam sehari sebanyak 10.868 orang sembuh dari COVID-19. Jumlah pasien positif hari ini juga bertambah 11.948 kasus. Jika diakumulasi dari awal pandemi hingga saat ini, maka lebih dari 1 juta, tepatnya 1.024.298 orang terinfeksi virus corona. Mereka tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Penambahan jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 77.788 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Meski banyak yang sembuh, tapi pasien COVID-19 yang meninggal hari ini juga bertambah 387, atau menjadi 28.855 orang. Adapun jumlah suspek Covid-19 saat ini sebanyak 81.589 orang.

Data penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia ini dipublikasikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di https://www.covid19.go.id dan laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui laman https://www.kemkes.go.id/ .

Editor: Eggi Paksha


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.