Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Januari 2015 - September 2021, KPK Terima 7.709 Laporan Gratifikasi

Januari 2015 - September 2021, KPK Terima 7.709 Laporan Gratifikasi
Gufron mengatakan gratifikasi bukan berarti akhir atau final

Penulis: Irwan Sulistyo

TVRINews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan 7.709 gratifikasi senilai Rp171 miliar. Laporan itu terhitung sejak Januari 2015 hingga September 2021.

“Ini yang perlu kami sampaikan statistik laporan gratifikasi yang apa yang masuk itu ada 7.709, yang kemudian kami tetapkan menjadi milik negara itu 6.310. Sementara nilainya kalau diuangkan ada Rp171 miliar", kata Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dalam webinar Pengendalian Gratifikasi bertajuk "Mencabut Akar Korupsi", Selasa (30/11).

Lebih lanjut Gufron mengatakan gratifikasi bukan berarti akhir atau final. Gratifikasi hanya cara bagi kita agar layanan publik bisa objektif, bisa adil, tidak berarti kemudian semakin banyak laporan gratifikasi tidak berarti kemudian bebas korupsi.

“Banyak kali gratifikasi nya sudah banyak dilaporkan tetapi yang dilaporkan yang kecil-kecil, ternyata yang besar tidak dilaporkan,” ucap Gufron.

Ini juga menjadi fenomena dan mudah-mudahan sekali lagi gratifikasi harus menjadi kesadaran bahwa setiap penyelenggara negara harus bebas menerima sesuatu dalam memberikan layanan publiknya.

“Karena itu yang menjadi akhir dari apa tujuan kita melaporkan gratifikasi agar penyelenggara negara itu objektif kepada siapapun, tidak berbasis pada pemberiannya,” ujar Gufron.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar