Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Menpora: Tidak Ada Jalan Pintas dalam Meraih Prestasi

Menpora: Tidak Ada Jalan Pintas dalam Meraih Prestasi
Menpora: Tidak Ada Jalan Pintas dalam Meraih Prestasi

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

Pemerintah berniat untuk mengembangkan olahraga, membugarkan masyarakat dan menatap prestasi tingkat dunia. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyampaikan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) adalah bagian dari perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat peringatan Hari Olahraga Nasional yang ke-37 lalu.

Jokowi memberi arahan dan sekaligus memerintahkan kepada Menpora Amali untuk melakukan sesuatu untuk meraih prestasi olahraga Indonesia. Hal ini didasari oleh kerisauan Presiden, menurut Amali, melihat 267 juta lebih penduduk Indonesia. Namun, tidak mampu mencapai prestasi yang membanggakan walaupun sekarang sudah ada.

“Kalau kita lihat prestasi saat Olimpiade Tokyo 2020, Paralimpiade Tokyo 2020. Apakah itu hasil dari pembinaan Grand Desain? Saya beranni katakan itu tidak. Itu adalah prestasi yang kita dapatkan by accident,” kata Amali dalam webinar bertajuk Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional, Rabu (1/9/2021)

Amali menegaskan Indonesia tidak boleh mendapatkan prestasi seperti ini lagi. Prestasi harus disiapkan dan dirancang. Sehingga dibuatlah sebuah pabrik prestasi yang merancang semuanya. Mirisnya, masayarakat tidak bisa lagi membedakan antara Olimpiade, Asian Games, SEA Games.

“Publik menilai itu sama, prestasi SEA Games itu sama dengan Olimpiade. Ini yang sedang kita rubah, Kementerian Pemuda dan Olahraga mencoba untuk merubah itu agar tertata dan terdesain apa yang akan kita tuju,” ujar Amali.

Sehingga, diputuskan bahwa sasaran utama Kemenpora dalam meraih prestasi adalah Olimpiade. Asian Games dan SEA Games menjadi sasaran perantara. 

“Ini yang menjadi dasar kita bahwa tidak ada jalan pintas dalam meraih prestasi,” tutur Amali.

Pembinaan atlet jangka panjang yang menghasilkan prestasi dunia merupakan investasi negara untuk pembangunan sumber daya manusia serta mengangkat harkat dan martabat bangsa di tingkat nasional. 

“Kalau selama ini kita menganggap bahwa itu biaya, maka tentu masih ada kebutuhan lain untuk membangun infrastruktur, bidang-bidang lain. Tapi, kalau kita membangun sumber daya yang unggul, tangguh, bisa bersaing melalui prestasi olahraga juga penting. Oleh karena itu, kami sepakat tempatkan ini sebagai investasi negara,” ucap Amali menjelaskan.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.