Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Jemaah Haji Gelombang II Langsung Umrah, Kemenag: Niat Ihram Dapat Dilakukan di Pesawat 

Jemaah Haji Gelombang II Langsung Umrah, Kemenag: Niat Ihram Dapat Dilakukan di Pesawat 
Jemaah Haji Gelombang II Langsung Umrah, Kemenag: Niat Ihram Dapat Dilakukan di Pesawat 

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta
Fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua sudah dimulai. Jemaah berangkat dari Tanah Air menuju Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, untuk kemudian menuju Makkah dan menunaikan ibadah umrah wajib.

Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin mengatakan bahwa seluruh jemaah yang masuk gelombang kedua akan mendarat di Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah. 

"Mereka selanjutnya melaksanakan umrah wajib dengan mengambil Miqat Makani sejak di Embarkasi atau di dalam pesawat ketika posisi terbang sejajar dengan Qarnul Manazil atau Yalamlam atau di Bandara King Abdul Aziz Jeddah,” kata Akhmad Fauzin saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (19/6/2022).

Sehubungan itu, Fauzin mengimbau agar jemaah dapat mempersiapkan diri dengan mandi sunnah dan memakai kain ihram sejak dari Asrama Haji. 

"Jemaah bisa memulai niat ihram di pesawat dengan menunggu instruksi dari ketua kloter atau pengumuman dari awak kabin. Shalat sunnah ihram dapat dilaksanakn setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Daker Bandara, Haryanto mengatakan, ada peningkatan layanan di Terminal Haji Bandara Jeddah. Yaitu, fasilitas paviliun yang lebih nyaman dan sejuk lantaran telah dilengkapi pendingin udara (air conditioner/AC). 

Meski bangunan paviliun cukup luas dengan ukuran sekitar 40 meter x 30 meter, namun ketika masuk udara di dalamnya langsung terasa sangat sejuk. 

"Untuk membuat ruangan menjadi dingin, Pengelola Bandara Jeddah melengkapi bagian atap dengan fiber tebal yang transparan. Ini makin membuat jemaah nyaman karena seolah tanpa ada sekat," ucap Haryanto.

Jemaah juga tidak perlu berdesakan masuk paviliun. Setiap zona dilengkapi dengan 4 paviliun. Setiap paviliun bisa menampung jemaah hingga tiga kloter.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.