Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Metro

  • 0 Komentar

Air PDAM TTU Kembali Mengalir Setelah Sebulan Macet Dampak Badai Seroja

Air PDAM TTU Kembali Mengalir Setelah Sebulan Macet Dampak Badai Seroja
Air PDAM TTU Kembali Mengalir Setelah Sebulan Macet Dampak Badai Seroja

Reporter: Oscar Praso

TVRINEWS, Jakarta

Setelah sebulan lebih macet total, kini warga Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, sudah dapat menikmati kembali distribusi air bersih dari PDAM setempat. 

Perbaikan jaringan pipa air yang putus tersapu banjir setelah Badai Seroja melanda daerah tersebut, kini berhasil diperbaiki pihak PDAM, walaupun masih bersifat darurat.

Direktur PDAM Tirta Cendana Timor Tengah Utara, Boy Salassa mengungkapkan upaya keras dilakukan pihaknya untuk memperbaiki kembali jaringan pipa yang putus. Mengingat lokasi pipa yang putus berada di jauh tengah hutan. Hasilnya pada Sabtu (08/05/2021) distribusi air dari sumber air Mutis tersebut, sudah bisa mengalir ke Kota Kefamenanu.

“Medannya sangat sulit untuk kita mobilisasi alat ke sana. Syukur puji Tuhan melewati perjungan yang berat akhirnya jaringan yang putus bisa kita perbaiki. Walaupun sementara masih bersifat darurat. Untuk itu saya mohon maaf ya,” ujarnya, Senin (10/5/2021).

Dia menambahkan untuk menormalkan seluruh jaringan pipa air seperti sedia kala, dibutuhkan anggaran sekitar Rp6 miliar. Kebutuhan anggaran ini sudah disampaikan ke pemerintah  daerah dan provinsi. Bahkan, dikatakannya lagi, sudah direspon pihak Balai Wilayah Sungai provinsi NTT.

“Anggaran yang besar ini menjadi kendala bagi kami. Tapi pihak BWS NTT sudah merespon dan mengirim tim ke sini dan  sudah kita lihat serta hitung bersama. Ya mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa direalisasikan,” jelasnya.    

Untuk diketahui,  lebih dari sebulan ini distribusi air bersih dari PDAM Tirta Cendana Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT ke Kota Kefamenanu macet total, menyebabkan 20.000-an pelanggan di Kota Kefamenanu dan sekitarnya krisis air bersih.   

Distribusi air bersih tersebut macet total karena putusnya sejumlah jaringan dan jembatan penyeberangan pipa air, akibat tersapu banjir setelah Badai Seroja melanda wilayah itu awal April kemarin.

Editor: Eggi Paksha


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.