Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Komisi I DPR Minta Prabowo, Panglima TNI dan Presiden Joko Widodo Duduk Bersama Bahas Alusista

Komisi I DPR Minta Prabowo, Panglima TNI dan Presiden Joko Widodo Duduk Bersama Bahas Alusista
Komisi I DPR Minta Prabowo, Panglima TNI dan Presiden Joko Widodo Duduk Bersama Bahas Alusista

Reporter: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan sekitar 60 mil dari utara Bali, pada Rabu, 21 April 2021. Menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak, bahwa diperlukan peremajaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dimiliki Indonesia saat ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto mengatakan insiden Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 ini menunjukkan bahwa alutsista negara kita perlu peremajaan, terutama alutsista yang sudah berumur.

"Lagi-lagi ini adalah sinyal jelas bahwa TNI kita khususnya alutsista perlu peremajaan. Karena kita tidak ingin kejadian seperti ini kembali terjadi, dan kita semua tahu bahwa Alutsista di TNI sudah banyak yang tua dan rusak. Ini kebijakan besar dan DPR ingin melihat TNI yang kuat," kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Lebih lanjut politisi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu, menyarankan agar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan para Kepala Staf Angkatan, untuk duduk bersama Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani guna merumuskan langkah ke depan terkait kondisi Alutsista Indonesia.

"Sebaik apapun perawatan terhadap alutsista yang sudah berumur, tetap berisiko tinggi saat digunakan. Jadi saudara Menhan, Panglima TNI dan para kepala staf hendaknya duduk bareng dengan Menkeu dan tentu Bapak Presiden Joko Widodo untuk merumuskan kita mau apa," ujar Utut.

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di Perairan Bali bagian utara, pada Rabu (21/4/2021).

Saat ini sudah ada 5 KRI dan satu helikopter yang melakukan operasi pencarian dengan kekuatan yang lebih dari 400 orang.

TNI menerima bantuan kapal penyelamat dari negara Singapura dan Malaysia dalam proses pencarian kapal selam KRI Nanggala-402.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.