Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pohon Tumbang Timpa 1 Truk dan Sebabkan Macet 1 Km

Penulis: Jasman


TVRINews, Sumbawa

Pohon tumbang menimpa satu truk bermuatan jerami di Kilometer 52 Jalan Lintas Sumbawa Tano. Akibatnya, terjadi kemacetan sepanjang lebih dari satu kilometer di kedua arah tempat kejadian yang berlokasi di Desa Stoe Brang, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin kecang yang melanda Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTN) akhir-akhir ini memicu terjadinya pohon tumbang. Nasib naas dialami truk bermuatan jerami yang dikendarai Roby tertimpa pohon tumbang saat melitas di Kilometer 52 Jalan Lintas Sumbawa Tano.

Menurut Kapolsek Utan Iptu M Yusuf, di lokasi tersebut sebelumnya sempat banjir di badan jalan karena curah hujan yang cukup tinggi, kemudian ada laporan masyarakat bahwa telah terjadi pohon tumbang dan menimpa satu truk.

Setelah mendapat laporan polisi berkoordinasi dengan leading sektor terkait guna melakukan evakuasi pohon yang menimpa truk tersebut. 

“Truk itu datang dari arah Tano menuju Sumbawa kemudian di Kilometer 52 tertimpa oleh batang pohon yang sangat besar yang tumbang pada bagian bak truk, sekitar tiga jam truk itu baru bisa dievakuasi,” kata Yusuf, Rabu (16/2).

Ia menambahkan dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa hanya mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas dari dua dua arah lebih dari satu kilometer.

“Kejadian itu membuat jalan menjadi macet karena tidak ada satu kendaraan pun yang dapat lewat meskipun motor, setelah tiga jam dievakuasi baru lalu lintas kembali normal” ujar Yusuf.

Yusuf berpesan kepada pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melintas di bawah pohon yang rindang dan meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pembersihan atau penebangan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di pinggir jalan untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.