Trending

  • Kamis, 30 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

PLN Persero Lanjutkan Pembangunan SUTT Pulau Baai Arga Makmur

PLN Persero Lanjutkan Pembangunan SUTT Pulau Baai Arga Makmur
Soni Irawan suvervisor perizinan dan pertanahan PT PLN persero unit Sumbagsel mengatakan pembangunan (SUTT) Pulau Baai Arga Makmur bertegangan 150 Kilo Volt (KV) tersebut saat ini sedang dalam proses

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Bengkulu

Sempat tertunda lantaran pandemi Covid-19, PT PLN Persero kembali melanjutkan rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Pulau Baai Arga Makmur. 

Soni Irawan suvervisor perizinan dan pertanahan PT PLN persero unit Sumbagsel mengatakan pembangunan (SUTT) Pulau Baai  Arga Makmur bertegangan 150 Kilo Volt (KV) tersebut saat ini sedang dalam proses sosialisasi tahap akhir pembebasan lahan di 31 desa di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Bengkulu Utara.

Rencananya sosialisasi tahap akhir pembangunan SUTT Pulau Baai Arga Makmur tersebut akan dilakukan pertengahan November 2021 di Desa Abu Sakim Kabupaten Bengkulu Tengah dengan melibatkan seluruh pemilik lahan, pemerintahan desa Abu Sakim, Camat Kecamatan Talang Empat,  Datun Kejati Bengkulu, BPN Bengkulu Tengah, Kapolsek Talang Empat, serta Babinkamtibmas dan Babinsa setempat. 

Soni berharap dalam sosialisasi tersebut nantinya dapat didukung sepenuhnya para pemilik lahan yang terkena pembangunan SUTT, karena proyek tersebut masuk dalam proyek strategis nasional yang bertujuan dapat meningkatkan keandalan listrik di Provinsi Bengkulu.

“Saat ini dalam pembangunan SUTT Pulau Baai Arga Makmur, Pihak PT PLN Persero  telah melakukan inventarisasi lahan apa saja yang terkena dan  mendapat kompensasi tanam tumbuh. Sementara untuk penjelasan rinci mengenai skema ganti rugi dan kompensasi tersebut nantinya akan dibeberkan secara transparan pada seluruh pemilik lahan yang dalam waktu dekat akan digelar di Desa Abu Sakim Kabupaten Bengkulu Tengah," ujar Soni. 

Soni menambahkan bagi para pemilik lahan yang terkena lembangunan SUTT Pulau Baai Arga Makmur diimbau untuk tidak mempercayai jika didatangi oknum yang mengaku dari pihak manapun dalam hal pengurusan ganti rugi dan kompensasi pembangunan SUTT, karena sistem pembayarannya akan dilakukan PLN secara transparan dan langsung ke rekening pemilik lahan.

Untuk itu Soni ingin para pemilik dapat hadir langsung tanpa diwakili siapapun dalam kegiatan sosialisasi yang akan dilakukan pihaknya sehingga penjelasan soal ganti rugi dan kompensasi dapat diterima secara jelas sesuai perundangan yang berlaku.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.