Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Kader PDI Perjuangan Jangan Jadi Penghianat Bangsa

Kader PDI Perjuangan Jangan Jadi Penghianat Bangsa
Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tasikmalaya, H. Ade Sugianto

Penulis : Yudi Irawan

TVRINews, Tasikmalaya

 

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Tasikmalaya,  Ade Sugianto meminta kadernya tidak jadi penghianat bangsa, karena selama 49 tahun PDIP telah berjuang membangun dan menjaga kesatuan bangsa.

"Tidaklah dapat diukur hanya dengan kata-kata bagaimana kerasnya perjuangan mereka untuk bangsa ini, agar menjadi bangsa merdeka, bersatu, berdaulat, kuat dan maju, sebagaimana dirasakan hari ini," kata Ade Sugianto, seusai memimpin upacara peringatan HUT PDIP ke-49 di lapangan sepakbola Cisorok Desa Deudeul Kecamatan Taraju, Senin (10/1/2022).

Pada saat ini lanjut Ade Sugianto, para kader PDIP hanya diminta untuk memperingati HUT PDIP dengan upacara yang hanya beberapa menit saja. Sedangkan dahulu, untuk mendirikan negara Indonesia ini perlu pengorbanan darah dan nyawa.

"Kita harus selau mengingat bagaimana beratnya perjuangan para pemuda, ulama, santri dan para pejuang lainnya termasuk pendiri PDIP ini rela mengucurkan darah bahkan nyawa jadi taruhannha hanya untuk mengibarkan bendera merah putih," ungkap Ade Sugianto.

PDIP lanjut dia, adalah bagian dari rakyat. Maka tetaplah bersama masyarakat. "Kebahagian kita adalah ketika kita dapat tertawa dan menangis bersama rakyat. Maka apabila hari ini masih ada wakil rakyat yang berangkat dari PDIP tetapi  lupa kepada masyarakat lebih jauhnya menghianati bangsa, maka sejatinya jangan dipilih lagi untuk periode berikutnya," tegas Ade Sugianto.

Secara tegas, Ade Sugianto yang juga Bupati Tasikmalaya meminta kepada seluruh kader PDIP, untuk mengawal dan menyukseskan seluruh program pemerintah dalam rangka pembangunan  agar terlaksana dengan sukses, tepat dan bermanfaat bagi rakyat.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.