
Kelor Merah Palu Siap Tembus Pasar Dunia
Penulis: Kontributor Sulteng
TVRINews, Palu
Petani kelor di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) khususnya kelor merah patut berbangga dan bergembira, karena saat ini kelor merah telah menjadi salah satu unggulan pertanian yang akan ditingkatkan menjadi hasil pertanian ekspor khas Sulteng.
Daun kelor tak asing lagi bagi warga kota palu selain khasiat yang cukup banyak, tanaman pagar rumah tangga ini tumbuh subur di Ibu Kota Sulawesi Tengah ini.
Tanaman yang memiliki nama latin Moriga Oliefera ini telah diberdayakan oleh sekelompok petani. Seperti yang ada di Kelurahan Kayumalue Pajeko, Kecamatan Tawaili. Saat ini tanaman kelor tengah dibranding oleh pihak Balai Karantina Pertanian dengan nama ‘kelor merah khatulistiwa’ dan telah dilirik sejumlah negara asing.
Menurut Dahlan salah seorang petani kelor, perawatan dari kelor merah tidak begitu rumit seperti tanaman lainnya. Satu hektar lahan dapat ditanami 10 ribu pohon. Uniknya lagi panen dari kelor di Palu ini dapat dilakukan 3 kali dalam setahun.
Sementara itu, pihak Balai Karantina Pertanian yang melihat langsung proses panen dan penanaman kelor merah itu mengaku, potensi dari kelor merah ini sangat mendukung ekspor kelor tersebut.
Diketahui penanaman kelor yang diberdayakan masyarakat di atas lahan seluas 200 hektar itu telah dilirik beberapa negara asing seperti Dubai, Jepang, Cina, Prancis, Amerika Serikat dan Nigeria.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
