Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Gedung Rusun BPKP NTT Segera Dihuni

Gedung Rusun BPKP NTT Segera  Dihuni
Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTT hingga Akhir Bulan Desember 2021 Telah mencapai 95 persen

Penulis: Thomy Mirulewan

TVRINews, Kupang

 

Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) NTT hingga akhir Desember 2021 telah mencapai 95 persen.

Saat ini  hanya tinggal pekerjaan akhir dan dipastikan dalam waktu satu bulan ke depan sudah bisa digunakan sebagai tempat tinggal oleh Personil BPKP yang bertugas di Kupang.

"Saat ini kami sementara kerjakan pekerjaan akhir seperti perapian dalam gedung dan pekerjaan pembersihan lainnya," ujar salah seorang pekerja Samsul yang ditemui di lokasi proyek di wilayah Kelapa Lima Kota Kupang pada Sabtu, 22/01/2022.

Menurutnya, saat ini masuk dalam masa perpanjangan kontrak menyusul ada persoalan administrasi dan pengaruh covid-19 sehingga sulit mendapatkan tenaga kerja serta jumlah tenaga kerja dibatasi.

"Pas kontrak kan covid jadi semua di batasi, mulai dari tenaga kerja hingga jam kerja, sehingga ada perpanjangan waktu agar pekerjaan akhir bisa diselesaikan,"katanya.

Dijelaskan, pekerjaan halaman parkir kini tengah dilakukan dan tinggal pemasangan paving blok termasuk pekerjaan pagar keliling.

"Halaman parkir juga sedang kita kerja termasuk pagar jadi paling Lamat akhir bulan ini sudah selesai,"papar Samsul.

Terkait percepatan pekerjaan menurut Samsul, akan diberlakukan tambahan jam kerja atau lembur untuk  tukang di semua item pekerjaan,"tutup Samsul.

Untuk diketahui,  pembangunan Rusun BPKP ini menghabiskan dana sekitar Rp18,5 miliar lebih yang bersumber dari dana APBN murni 2021 yang dikerjakan selama  279 hari kalender setelah dilakukan adendum waktu pelaksanaan.
Gedung Rusun berlantai 3 ini dilengkapi dengan fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi para penghuninya nanti. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.