Trending

  • Rabu, 1 Desember 2021

Metro

  • 1 Komentar

Perdana, Kapal Tol Laut Sandar di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo 

Perdana, Kapal Tol Laut Sandar di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo 
General Manager PT. Pelindo Labuan Bajo, Dimas Muliyono menjelaskan, Pelabuhan Multipurpose yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo

Penulis: Alexandro Hatol

TVRINews, Labuan Bajo


Setelah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 14 Oktober 2021, Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu Labuan Bajo kini mulai beroperasi. 


Dalam pengoperasian perdananya, Pelabuhan Multipurpose tersebut disinggahi kapal tol laut trayek T-28, KM Kendhaga Nusantara 7, pada Selasa (19/10/2021) yang mengangkut 40 ton beras dari Merauke, Papua.


General Manager PT. Pelindo Labuan Bajo, Dimas Muliyono menjelaskan, Pelabuhan Multipurpose yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ini bertujuan untuk mendukung pendistribusian logistik, baik yang keluar maupun yang masuk ke wilayah Labuan Bajo, Kabupaten  Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). 


"Saya sebagai General Manager PT.Pelindo Labuan Bajo, berterimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah meresmikan penggabungan Pelindo dan meresmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu ini. Tentunya keberadaan pelabuhan Labaun Bajo ini untuk mendukung kegiatan logistik yang ada di Manggarai Barat serta NTT", jelasnya. 


Dimas Muliyono juga menyampaikan, dalam mendukung program pemerintah lewat tol laut, pihaknya memberikan tarif khusus untuk kegiatan stevedoring dan penumpukan. Pemberian tarif khusus ini dilakukan untuk memajukan kelancaran distribusi logistik, baik barang yang masuk maupun yang keluar di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. 


Dirinya berharap, dengan adanya pemberian tarif khusus untuk kegiatan stevedoring dan penumpukan yang diketahui sebesar 85 persen, dapat membantu pengusaha dan masyarakat dalam memanfaatkan keberadaan tol laut di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. 


Sementara itu, Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Hasan Sadili mengatakan, pihaknya mendukung penuh program tol laut, dengan memberikan prioritas sandar dan pelaksanaan bongkar muat untuk kelancaran aktivitas ekonomi di Labuan Bajo.


"Tentunya dengan kehadiran kapal tol laut ini sangat kami dukung 100 persen, baik dengan memberikan prioritas sandar, pelaksanaan bongkar muat, dan operasional biaya ongkos pemuatan pelabuhan (OPP) dan ongkos pelabuhan tujuan (OPT)," katanya. 


Ia juga menyebutkan, rute kapal tol laut trayek T-28 tersebut antara lain menyinggahi beberapa pelabuhan di NTT, yakni Pelabuhan Tenau Kupang, Wini, Atapupu, Waingapu, Reo,  Labuan Bajo.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.