Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Pasien Omicron Dirawat Sesuai Gejala yang Dialami

Pasien Omicron Dirawat Sesuai Gejala yang Dialami
Pasien Omicron Dirawat Sesuai Gejala yang Dialami

Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta


Penanganan kasus Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran memutuskan untuk melakukan sedikit perubahan. Awalnya pasien terkonfirmasi Omicron yang berasal dari luar negeri dipisah dengan yang terpapar transmisi di dalam negeri.

Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Kesehatan Mintoro Sumego menyampaikan sampai saat ini total pasien Omicron yang sudah dirawat sebanyak 327 orang, dengan pasien yang di-diagnosis hari ini 0.

“Untuk pasien Omicron yang saat ini dirawat ada 130 awalnya dipisah, kemudian sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan, akhirnya sekarang dijadikan satu dengan pengawasan yang sesuai SOP,” kata Mintoro di RSDC Wisma Atlet Kemayoran Tower 1, Rabu (12/01/2022).

Sebelumnya, dirawat sesuai dengan gejala yang ada, yakni asimtomastis dan simtomatis yang dirawat oleh dokter DPJP. Pasien Omicron yang berasal dari repratiasi dirawat di Tower 5 lantai 10, dan dari dalam negeri di Tower 6 lantai 10.

Kemudian, ia menjabarkan rata-rata pasien Omicron dirawat 10 hari. Sebelum diijinkan pulang, pasien harus menjalani 2x PCR dalam waktu 2x24 jam. Jika gejalanya ringan atau tanpa gejala, hasil pemeriksaannya negatif, maka pasien bisa dipulangkan.

Dalam pelaksanannya, RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah mendapat tambahan 120 tenaga medis dari Kementerian Kesehatan, ada dari mereka yang sebelumnya sudah pernah jadi relawan, sehingga orientasinya tidak terlalu sulit. 

Total bed di Wisma Atlet 3.675 i untuk Tower 5 dan 6. Jika ditotal dengan Tower 4 dan 7, maka jumlah bednya sekitar enam ribuan. Sehingga, prediksi Bed Occupancy Rate (BOR) bisa capai 60 persen standar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemungkinan bisa ditangani.

“Kita penambahan pasien per hari itu sekitar 100-200 belum ada yang pulang, sebenarnya ini bisa ditangani dengan baik. Tetapi kita akan tetap siapkan Tower 7,” ujar Mintoro.

Mintoro berpesan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum selesai, tetap jaga prokes 3M dan gencarkan 3T. Ia meminta jangan panik namun tetap waspada, jangan hindari karantina, kalau memang harus karantina, selesaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan, jangan takut di-tracing, hindari bepergian bila tidak terlalu penting, jangan lupa vaksin.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.