Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pengungsi Kebakaran Kramat Pulo Kekurangan Perlengkapan Bayi

Pengungsi Kebakaran Kramat Pulo Kekurangan Perlengkapan Bayi
Lurah Kramat, Agus Yahya mengatakan warganya tidak sempat menyelamatkan harta bendanya dikarenakan api menyebar begitu cepat.

Penulis: Nur Khabibi

TVRINews, Jakarta

Lurah Kramat, Agus Yahya mengatakan warganya tidak sempat menyelamatkan harta bendanya dikarenakan api menyebar begitu cepat.

Akibatnya, warga yang saat ini mengungsi di dua posko pengungsian, yakni di Jalan Kincir dan sebuah taman di lingkungan RW 8 kekurangan pakaian layak pakai. Terlebih, untuk pakaian bayi.

"Informasi dari warga yang terdampak memang membutuhkan untuk kelengkapan bayi, (seperti) pampers masih kurang," kata Agus kepada tim TVRINews.com, Rabu (15/12).

Meskipun begitu, Agus menyatakan, bantuan untuk pakaian dewasa dan berupa makanan cepat saji sudah tercukupi. Bantuan tersebut berasal dari instansi pemerintah terkait dan masyarakat sekitar kebakaran.

"Untuk bantuan Alhamdulillah dari BPBD, Sudin Sosial, dan dari masyarakat ya itu sudah ada yang membantu," ujar Agus.

"Untuk bantuan dari pemerintah tentunya BPBD dan Sudin Sosial, bantuan makan siap saji terus ada juga selimut kaos dan ada juga hand sanitizer terus masker, mi instan, dan air mineral," ucap Agus.

Pada pemberitaan sebelumnya, Agus menyatakan, kebakaran bermula dari sebuah rumah kos-kosan. Menurutnya, berdasarkan keterangan sejumlah warga kepulan asap berawal dari lantai dua bangunan yang dimaksud.

"Yang akhirnya menimbulkan dampak jumlah yang terbakar sebanyak 38 bangunan," kata Agus saat ditemui TVRINews.com di sekitar lokasi kebakaran, Rabu (15/12).

"Karena pemukiman padat penduduk (kerugian) sekitar 1,5 miliar, itu baru dugaan," ucap Agus menambahkan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.