Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Tanggapi Kritik Haruna Soemitro Terhadap Coach Shin, PSSI : Keputusan Federasi Diambil Secara Kolektif

Tanggapi Kritik Haruna Soemitro Terhadap Coach Shin, PSSI : Keputusan Federasi Diambil Secara Kolektif
Belakangan ini kritik anggota Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Haruna Soemitro terhadap Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Shin Tae-yong menjadi bahan pembicaraan berbagai pihak

Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta


Belakangan ini kritik anggota Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Haruna Soemitro terhadap Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia Shin Tae-yong menjadi bahan pembicaraan berbagai pihak yang berujung viral di media sosial hingga saat ini, Senin (17/01/2022).

Dalam tayangan tersebut, Haruna mengkritik performa Shin Tae-yong terkait hasil Piala AFF Suzuki 2020 dan program naturalisasi yang sedang didalami oleh PSSI. Bahkan, Direktur Madura United ini menyebutkan bahwa sebuah proses dinilai tidak penting, melainkan hasil. 

Menurutnya, apapun jenis latihannya kalau tidak juara, tidak bisa disebutkan sebagai prestasi. Mengingat, Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF dan semuanya berakhhir menjadi runner-up.

Menyikapi hal ini, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan bahwa Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memahami dan memaklumi jika dalam diskusi internal sering terjadi pedebatan. Hal itu biasa terjadi dalam sebuah organisasi, namun, keputusan akhir tetap berada di ketua umum dan Exco PSSI.

"Ketua umum memahami dan memaklumi pendapat dalam sebuah diskusi di internal PSSI tentang Timnas Indonesia, baik itu diskusi menyangkut hasil Piala AFF 2020, naturalisasi, jadwal timnas. Bahkan apakah penting PSSI akan mengambil posisi sebagai tuan rumah dalam event 2022, baik itu Piala AFF maupun kualifikasi Piala Asia Juni 2022,” kata Yunus, Senin (17/01/2022).

Yunus menegaskan bahwa dalam diskusi dan rapat internal PSSI, semua tetap menghargai sebuah keputusan yang bersifat kolektif kolegial, yakni tetap memberikan kepercayaan kepada Shin Tae-yong hingga 2023 sesuai kontrak. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak jika performa timnas terus meningkat.

Kemudian, Yunus juga menyinggung soal rencana naturalisasi terhadap empat pemain yang memiliki darah Indonesia, mereka adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks. Saat ini, PSSI menugaskan Exco Hasani Abdulgani untuk menindaklanjuti.

"Program naturalisasi ini berbeda dengan di zaman Christian Gonzales, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Beto Gonzalves, dan lain-lain. Sekarang  murni yang memiliki darah Indonesia, program naturalisasi juga keinginan dari STY (Shin Tae-yong),’’ ujar Yunus.

Shin Tae-yong memang membutuhkan beberapa pemain untuk menutup kelemahan di beberapa posisi, salah satunya posisi penyerang. Menurut Yunus, kelemahan itu akan diatasi dengan salah satunya program naturalisasi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.