Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Metro

  • 0 Komentar

Penjualan Kerajinan Mutiara Masih Berkilau di Tengah Pandemi

Penjualan Kerajinan Mutiara Masih Berkilau di Tengah Pandemi
Penjualan Kerajinan Mutiara Masih Berkilau di Tengah Pandemi

Penulis: Siraj

TVRINews, Mataram

Industri kerajinan rumahan yang bergerak di sektor perhiasan dan mutiara mampu menjaga eksistensinya di tengah pandemi. Memanfaatkan jejaring sosial sebagai tempat pemasaran, industri rumahan di Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat ini mengaku tetap berproduksi.

Di masa pademi Covid-19,  para pelaku usaha industri rumahan dituntut harus pandai menyiasati usahanya agar mampu bertahan. Seperti yang dilakukan oleh Lelina Wardianti, salah seorang pengusaha perajin mutiara Lombok asal Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat. 

Di toko kecilnya, Lelina bersama delapan pegawainya  setiap hari berkreasi membuat berbagai macam perhiasan dari Mutiara. Kemudian menjualnya melalui media sosial. Oleh sebab itulah usaha yang telah dirintis sejak 7 tahun lalu ini tidak mendapatkan dampak yang terlalu signifikan akibat Covid-19.

"Penjualan online menjadi kunci usaha kami dengan berbagai strategi pemasaran yang berbayar. Gencarnya penawaran promo harga banyak mendapat respon dari pembeli di luar daerah. selain itu adanya pelatihan pemasaran produk secara online membuat kami sangat terbantu memperluas pangsa pasar," kata Lelina. 

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB Nur Yanti nengatakan industri perhiasan mutiara di Lombok di tengah pandemi justru tetap eksis, bahkan mampu bersaing dengan mutiara asal Cina. Karena mutiara NTB memiliki karakteristik tersendiri yang merupakan keunggulan hasil laut NTB.

Untuk mendukung laju perkembangan mutiara, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat tetap melakukan even dan pameran mutiara NTB.

"Produk kerajinan mutiara asal Cina menjadi tantangan bagi perajin lokal di Nusa Tenggara Barat. Namun eksistensi pembudidaya tradisional di kawasan laut Sekotong Lombok Barat sebagai penyuplai mutiara berkualitas baik menjadikan kepercayaan konsumen semakin meningkat terhadap kerajinan mutiara asal Lombok. Industri rumah tangga kini mampu menjadi motor penggerak ekonomi dan menyerap tenaga kerja," ujar Nur Yanti. 

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar