Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

LPP TVRI Minta Tambahan Pagu Anggaran 2022 untuk Tayangan TV Lebih Jernih

LPP TVRI Minta Tambahan Pagu Anggaran 2022 untuk Tayangan TV Lebih Jernih
LPP TVRI Minta Tambahan Pagu Anggaran 2022 untuk Tayangan TV Lebih Jernih

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia atau LPP TVRI, Iman Brotoseno menyampaikan, di tahun 2022 TVRI akan mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp1,470 triliun. Dengan alokasi anggaran untuk Program Dukungan Manajemen sebesar Rp877 miliar, Program Penyiaran Publik sebesar Rp593 miliar. 

LPP TVRI juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp600 miliar untuk program Analog Switch Off (ASO), TVRI World dan pembangunan studio TVRI Kepulauan Riau dan TVRI Kalimantan Utara sebagai bagian dari kebijakan ASO yang ditargetkan selesai tahun 2022. 

Program Analog Switch Off (ASO) merupakan transisi siaran televisi dari analog ke digital. TV digital dikenal kualitas siaran yang lebih stabil dan jernih serta tahan terhadap gangguan seperti suara audio atau gambar yang rusak dan berbayang.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari yang mengatakan bahwa pihaknya dapat memahami usulan anggaran tambahan yang disampaikan LPP TVRI Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp600 miliar.

"Berkaitan dengan usulan anggaran tambahan tahun 2022 ini, Komisi I DPR RI akan menyampaikan kepada Badan Anggaran DPR RI untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Abdul Kharis saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Dewas dan Dirut LPP TVRI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Lebih lanjut, terkait penambahan anggaran Abdul Kharis meminta LPP TVRI untuk memperhatikan dan menindaklanjuti pandangan Komisi I DPR RI seperti meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pinak dalam percepatan pembangunan infrastruktur penyiaran digital sehingga dapat memperluas wilayah siar, kuantitas dan kualitas siaran, khususnya di wilayah 3T. 

"Kami juga meminta LPP TVRI untuk menghadirkan konten siaran yang lebih variatif yang mengakomodir aspirasi milenial, bermuatan moral, seni budaya dan penguatan nasionalisme," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta LPP TVRI melakukan penajaman terhadap program prioritas pada 2022 sehingga dapat tercapai target dan sasaran sesuai program prioritas nasional, khususnya dalam mendukung program Analog Switch Off 2022.

"Serta kami Komisi I DPR RI juga meminta LPP TVRI untuk melakukan langkah-langkah yang tepat dalam penguatan kelembagaan dan SDM melalui peningkatan kapasitas serta percepatan pemenuhan kebutuhan SDM LPP TVRI di era digital sebagai bagian dari persiapan Analog Switch Off," ucap Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) itu.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.