Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

DPR RI Ingatkan Lagi Janji Kapolri untuk Humanis Terhadap Pendemo

DPR RI Ingatkan Lagi Janji Kapolri untuk Humanis Terhadap Pendemo
DPR RI Ingatkan Lagi Janji Kapolri untuk Humanis Terhadap Pendemo

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

Beredar video di media sosial yang memperlihatkan oknum aparat kepolisian diduga membanting salah satu mahasiswa yang diduga tengah melakukan aksi penyampaian pendapat di Kantor Bupati Tangerang, pada Rabu (13/10/2021). 

Menanggapi video yang viral itu, anggota komisi III DPR RI Hinca Panjaitan menegaskan bahwa kejadian tersebut hal yang tidak pantas terjadi. Ia meminta agar Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo segera mengevaluasi terkait peristiwa tersebut. 

"Apa yang terjadi kemarin viral disaksikan banyak masyarakat, saya kira ini menjadi introspeksi yang mendalam pada polri agar tetap kembali kepada semangat presisi yang menjadi tagline Kapolri," kata Hinca, saat diwawancarai di Gedung Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Kamis (14/10/2021). 

"Tidak ada lagi banting membanting, tidak ada lagi represif, yang ada humanis, karena itu yang memang dijanjikan pak Sigit," tambahnya. 

Selain itu, Hinca juga meminta kepada seluruh jajaran aparat keamanan mulai dari pusat hingga daerah agar mengedepankan sikap yang humanis dalam menjalankan tugasnya. 

"Yang jelas publik melihat sesuatu yang tidak patut itu, sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh aparat penegak hukum, dalam demonstrasi itu. Itu kan menyampaikan gagasan, dan pikiran dan tidak ada anarkis disitu, jadi ini peringatan kepada Polri," tegasnya. 

Sebelumnya, terjadi aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa pada perayaan HUT ke-359 Kabupaten Tangerang berujung adanya tindak kekerasan oleh aparat kepolisian terhadap salah satu pendemo. 

Terlihat dalam video yang tersebar di media sosial, seorang aparat kepolisian membanting seorang mahasiswa saat bersitegang saat unjuk rasa berlangsung.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.