Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Balaroa Memorial Wall, Duka Berbuah Cinta Untuk Korban Gempa Palu

Penulis: Rian Saputra

TVRINews, Kota Palu
Ribuan nama korban gempa Palu terukir di sebuah dinding monumen yang bernama balaroa memorial wall di kompleks hunian tetap Balaroa, Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

Nama-nama yang ditulis di monumen itu adalah warga Kelurahan Balaroa yang menjadi korban bencana likuifaksi pada 28 September tahun 2018 lalu.

Monumen yang memiliki tinggi 3,2 meter itu terukir nama-nama korban dengan tinta putih dan disusun membentuk bunga mawar, yang tampak kontras dengan latar dinding yang berwarna hitam.

Kompleks huntap Balaroa sendiri saat ini dihuni oleh sebagian besar keluarga para korban likuifaksi, karena monumen itu punya arti khusus bagi mereka.

Salah seorang penyintas yang ditemui di kawasan monumen tersebut, menyebutkan jika dirinya datang ke kawasan itu untuk melihat nama-nama keluarganya yang menjadi korban likuifaksi.

Monumen tersebut dibangun pada Mei tahun 2022 oleh yayasan asal Prancis dan pemkot Palu, dinding yang dinamai balaroa memorial wall itu menjadi tempat mengenang bencana dahsyat yang menelan 1.042 rumah dan ribuan korban jiwa serta dijadikan edukasi sejarah kebencanaan bagi generasi selanjutnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.