Trending

  • Rabu, 1 Desember 2021

Hukum

  • 0 Komentar

Polres Pemalang Tangkap Pembuat Upal Rp100 Ribu

Polres Pemalang Tangkap Pembuat Upal Rp100 Ribu
Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo dalam keterangan persnys pada Kamis (25/11) mengungkapkan, tersangka ES diamankan di Jalan Raya Moga, Rabu (17/11).

Penulis: Muktharom

TVRINews, Pemalang

Polres Pemalang berhasil mengamankan seorang berinisial ES (57) warga Tasikmalaya, Jawa Barat,  diduga menyimpan dan membawa  uang palsu dengan pecahan Rp100 ribu sebanyak 210 lembar.

Kapolres Pemalang AKBP Ari Wibowo dalam keterangan persnys pada Kamis (25/11) mengungkapkan, tersangka ES diamankan di Jalan Raya Moga, Rabu (17/11).

“Berawal dari informasi masyarakat yang mendengar adanya seseorang yang akan menjual uang rupiah palsu di Moga, personil Satreskrim Polres Pemalang langsung bergerak untuk mengamankan tersangka,” kata Kapolres.

Saat diamankan personil Satreskrim Polres Pemalang tersangka  menyimpan dan membawa mata uang rupiah palsu dengan pecahan nominal Rp100 ribu sebanyak 210 lembar.

“Diduga, ES akan menjual mata uang rupiah palsu dengan harga Rp7 Juta untuk 210 lembar uang rupiah palsu dengan pecahan nominal Rp100 ribu,” ungkap Kapolres.

Dengan diamankannya ES, Polres Pemalang berhasil melakukan pengembangan perkara tersebut dan mengamankan tersangka W (49) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (19/11).

“Dari tersangka W, personil Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan barangbukti uang rupiah palsu sebanyak 1.034 lembar dengan pecahan nominal Rp100 ribu,” kata Kapolres.

“Selain uang rupiah palsu, personil Satreskrim Polres Pemalang berhasil mengamankan peralatan lain yang digunakan tersangka W untuk memproduksi uang palsu di Kontrakannya di Kabupaten Indramayu,”sambungnya.

Atas perbuatannya, tersangka W dikenakan pasal 36 Ayat (1) dan/atau, Ayat (2) dan/atau Ayat (3) Jo Pasal 26 Ayat (1), dan/atau Ayat (2) dan/atau Ayat (3) UU RI No.7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.