Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Setelah Banten, Densus 88 Tangkap 4 Tersangka Teroris Kelompok JI di Batam

Setelah Banten, Densus 88 Tangkap 4 Tersangka Teroris Kelompok JI di Batam
Setelah Banten, Densus 88 Tangkap 4 Tersangka Teroris Kelompok JI di Batam

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Setelah menangkap sejumlah tersangka terorisme yang terlibat dalam kelompok Jamaah Islamiah (JI) di Banten beberapa hari lalu, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri kembali menangkap tersangka lainnya di Batam.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengungkapkan terdapat empat tersangka terorisme, yakni, AR, MS, AS, dan DS di wilayah Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang ditangkap, Rabu (16/3) kemarin.

Ramadhan memaparkan peran serta keterlibatan dari keempat tersangka teroris tersebut. DS menjabat sebagai bagian Dakwah Bidang T3 daerah Batam serta menjadi pembina dan merekrut anggota Jamaah Islamiah di Batam pada tahun 2012. 

Selanjutnya, tersangka MS merupakan pembina di bawah pimpinan Mudjahid yang merupakan Qoid Korda Batam. MS juga sekitar akhir tahun 2014 mengikuti dan menghadiri pertemuan sesama anggota Jamaah Islamiah di Batam. 

"Untuk tersangka AS pada tahun 2017 Mudjahid merekomendasikan orang-orang binaan Taklim (T3) termasuk AS untuk dikirimkan mengikuti penyaringan berikutnya yaitu Sub Bidang Tamhiz T3 yang berada di Medan," kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

"Pada tahun 2018 setelah mengikuti penyaringan di Medan, AS disalurkan untuk penjurusan kemudian kembali ke Batam dengan resmi menjadi Anggota Jamaah Islamiah," ujar Ramadhan menambahkan.

Sedangkan tersangka AR termasuk ke dalam struktur kepengurusan Jamaah Islamiah Batam sebagai pembina di bawah pimpinan Mudjahid yang merupakan Qoid Korda Batam. Pada sekitar akhir tahun 2014, ia ikut menghadiri pertemuan di Batam dengan tujuan untuk bertemu anggota Jamaah Islamiah daerah Batam.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.