Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Fetri Atlet Tunawicara Suka Catur karena Bidak Kuda Jalannya L

Fetri Atlet Tunawicara Suka Catur karena Bidak Kuda Jalannya L
Melalui penerjemahnya , perbincangan TVRINews.com dengan Fetri yang tunawicara berjalan mulus. 

Penulis: Dadan Hardian

TVRINews, Kota Jayapura

Upacara penghormatan para pemenang (UPP) cabang olahraga (cabor) Para Catur Peparnas XVI Papua 2021 Kategori Catur Cepat 16 Kelas hari ini dilangsungkan di Hotel Sahid, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura. 

Di deretan bangku penonton, terdapat Fetri Lisnawati, atlet difabel asal Banten. Duduk di sampingnya seorang wanita. Dia pendamping Fetri, seorang penerjemah atau juru bicara bahasa isyarat. 

"Dia katanya tak kecewa tak dapat medali di Peparnas XVI Papua," kata si penerjemah kepada TVRINews.com.

Melalui penerjemahnya , perbincangan TVRINews.com dengan Fetri yang tunawicara berjalan mulus. 

Pada ketegori catur cepat, Fetri hanya berada di urutan ke-4 di kelas perorangan tunawicara putri. Di Kelas ini, medali emas diraih Catrina Dewi Haloho dari Sumatera Utara, menyusul medali perak diraih Rizki Auliana dari Aceh, dan Depita Sari dari Bangka Belitung memperoleh medali perunggu. 

Fetri yang kini berusia 35 tahun bercerita awal mula ketertarikannya pada catur. Saat itu dia duduk di bangku kelas 2 SMA di Banten dan melihat temannya bermain catur. 

" L...L," kata Fetri sambil menggerakkan tangannya membentuk huruf L. 

Karena  bidak kuda jalannya memang letter L, Fetri kesemsem dan akhirnya menyukai catur. 

"Dia bilang, baru pertama kali punya papan catur sendiri dan membelinya lewat online tahun 2010. Harganya katanya Rp130 ribu sudah ongkir. Belinya pakai uangnya sendiri. Papan caturnya punya dia, yang jinjing," kata Fetri memakai bahasa isyarat ke pendampingnya. 

Sebagai seorang atlet, Fetri telah mengikuti even Nasional pertama kali di Peparnas XIII Samarinda Kalimantan Timur tahun 2008, kemudian tahun 2016 Peparnas XV di Jawa Barat. 

"Peparnas XIV di Riau tak ikut, karena tak diizinin suami," kata ibu anak satu ini dengan bahasa isyarat kepada pendampingnya yang langsung memberitahu kepada TVRINews.com.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.