Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

KPK Tetapkan Delapan Tersangka Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Tetapkan Delapan Tersangka Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin
KPK Tetapkan Delapan Tersangka Terkait OTT Bupati Musi Banyuasin

Penulis: Irwan Sulistiyo

TVRINews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan delapan tersangka yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. 

“Pada kegiatan tangkap tangan hari Jumat 15/10/2021, sekitar pukul 11.30 WIB Tim KPK telah mengamankan 6 orang di wilayah Musi Banyuasin Sumsel dan sekitar jam 20.00 Wib tim KPK juga mengamankan 2 orang di wilayah Jakarta", kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (16/10/2021).

Para tersangka diduga terlibat tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2021.

Keenam tersangka yang terjerat OTT KPK antara lain:

1. Dodi Reza Alex (DRA) Bupati Musi Banyuasin periode 2017 s/d 2022

2. Herman Mayori (HM) Kadis PUPR Kabupaten Musi Banyuasin

3. Eddi Umari (EU) Kabid SDA / PPK Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin

4. Suhandy, (SUH) Swasta (Direktur PT Selaras Simpati Nusantara)

5. Irfan (IF) Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin

6. Mursyid (MRD) Ajudan Bupati

7. Badruzzaman (BRZ) Staf Ahli Bupati

8. Ach Fadly (AF) Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR.

Untuk kepentingan penyidikan, Alex menyebutkan para tersangka akan ditahan selama 20 hari pertama, terhitung mulai  hari ini, 16 Oktober sampai 04 November 2021.

KPK akan menahan para tersangka ditempat tahanan masing-masing, tersangka DRA ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1, HM ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur, EU ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih, SUH ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

“Para tersangka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari, sebagai salah satu upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 di dalam lingkungan rumah tahanan KPK", tutup Alexander Marwata.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.