Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

KPU dan Presiden Jokowi Sepakati Enam Poin Penting Terkait Pemilu 2024

KPU dan Presiden Jokowi Sepakati Enam Poin Penting Terkait Pemilu 2024
KPU dan Presiden Jokowi Sepakati Enam Poin Penting Terkait Pemilu 2024

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta


Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara hari ini, Senin (30/6). Pertemuan tersebut membahas persiapan dan kesiapan KPU menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

"Tadi kami beraudiensi dengan Presiden, dan dalam pertemuan tadi kami dan Presiden menyampaikan enam poin penting terkait Pemilu 2024," kata Ketua KPU RI Periode 2022-2027 Hasyim Asy'ari dalam konferensi pers di Media Center KPU RI, senin (30/5/2022).

Baca Juga: Di Event G7, Menteri LHK Desak Negara Maju Sediakan Dana Perubahan Iklim US$100 M

Pertama, Jokowi mendukung penuh penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 sebagaimana sudah dijadwalkan. Adapun jadwal pemungutan suara untuk pemilu pada Rabu, 14 Februari 2024.

"Presiden mendukung penuh tahapan dan pelaksanaan Pemilu 2024 yang menjadi tanggung jawab KPU," ujar Hasyim.

Kedua, Jokowi mendukung penuh kebutuhan KPU, baik regulasi dan pendanaan Pemilu 2024. Presiden akan memerintahkan sejumlah menteri yang berkaitan dengan penyelenggaraa Pemilub untuk memberikan dukungan kepada KPU.

Ketiga, Jokowi meminta seluruh jajaran KPU baik KPU Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, hingga segenap penyelenggara Pemilu agar menjaga dan meningkatkan kualitas pemilu.

Keempat, Jokowi mendorong KPU  dapat mengelola dengan baik pelaksanaan Pemilu, utamanya pada persoalan teknis yang bisa berubah menjadi persoalan politis, di antaranya Daftar Pemilih Tetap (DPT), sistem teknologi informasi, manajemen kerja, dan rekapitulasi.

Kelima, Jokowi dan KPU berpandangan sama bahwa sebisa mungkin kampanye dipersingkat agar lebih efisien dan tidak menimbulkan masalah di masyarakat dengan waktu yang terlalu lama. Sehingga, kampanye akan dilangsungkan dalam durasi 90 hari.

Baca Juga: Permudah Akses Tamu KTT G20, Kementerian PUPR Bangun Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai

Terakhir, Jokowi mengatakan akan mengerahkan seluruh aparat negara guna mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi logistik sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Beliau berharap agar logistik kepemiluan ini sebisa mungkin diutamakan produk dalam negeri supaya Pemilu ini yang sering kita sebut 'dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat' juga terasa betul untuk menggairahkan situasi ekonomi di Indonesia," tutur Hasyim.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.