Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Hukum

  • 0 Komentar

KKP Evaluasi Kebijakan dan Berantas Ekspor Ilegal BBL

KKP Evaluasi Kebijakan dan Berantas Ekspor Ilegal BBL
KKP Evaluasi Kebijakan dan Berantas Ekspor Ilegal BBL

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Jakarta                                                                                           

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan evaluasi kebijakan ekspor benih bening lobster (BBL). Hal tersebut sejalan dengan upaya perbaikan tata kelola lobser, KKP juga terus melakukan langkah-langkah pemberantasan ekspor ilegal BBL. 

Selain itu sebagai kelanjutan penangkapan seorang pengepul yang diduga menjadi salah satu bagian dari sindikat ekspor ilegal BBL. Pelaku ditangkap Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP bersama Direktorat Kepolisian Perairan Mabes Polri. 

Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan, Drama Panca Putra mengatakan bahwa baik dari KKP maupun Polri sedang melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Tindakan itu dilakukan untuk memastikan agar seluruh jaringan yang selama ini terlibat dalam praktik perdagangan ilegal BBL bisa dibasmi. "Kita semua masih terus berkoordinasi secara intensif untuk melakukan pengembangan yang terkait dengan penangkapan pelaku NS ini," terang Drama di Jakarta, Rabu (24/2/2021). 

Operasi penangkapan ini merupakan upaya KKP bersama aparat terkait untuk memberantas penyelundupan benih bening lobster menyusul kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono untuk menghentikan sementara dan mengkaji kebijakan ekspor BBL. "Kami mengkonfirmasi penangkapan NS (36) diduga berperan sebagai pengepul BBL di wilayah Lebak pada Sabtu 20 Februari 2021. Penangkapan ini dilakukan melalui operasi gabungan yang melibatkan KKP-Polri," kata Plt Direktur Jenderal PSDKP Antam Novambar.

Editor: Eggi Paksha


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.