Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Baranangsiang Akan Ditata Ulang, Wakil Walikota Ingatkan Komunitas Pedagang Bunga

Baranangsiang Akan Ditata Ulang, Wakil Walikota Ingatkan Komunitas Pedagang Bunga
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berdialog dengan 13 pemilik kios tanaman bunga potong di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Bina Marga, Kelurahan Baranangsiang

Penulis : Andi Firmansyah

TVRINews, Bogor

 

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim berdialog dengan 13 pemilik kios tanaman bunga potong di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Jalan Bina Marga, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Jumat (21/01/2022).

Di awal dialog dengan para pedagang, Dedie menyampaikan, kedepan kawasan Baranangsiang akan berubah. Mulai dari penataan Terminal Baranangsiang hingga rencana Transit Oriented Development (TOD).

Sebagai pintu masuk menuju Kota Bogor, Kawasan Baranangsiang bakal berevolusi menjadi lebih tertata, termasuk kesiapan dalam bidang transportasi, seperti LRT, Tram, dan angkutan kota terpadu lainnya.

"Kita hanya tinggal menunggu arahan dari pemerintah pusat seperti apa. Yang jelas Kawasan Baranangsiang ini akan lebih ditata menjadi lebih baik lagi," jelas Dedie.

Termasuk penataan lapak para pedagang bunga potong di TPS tersebut. Namun, bukan berarti tak ada kebijakan yang solutif. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kata Dedie, akan mengakomodir para pedagang ke arah yang lebih sesuai.

Semisal mengintegrasikan para pedagang dengan konsep TOD yang nantinya akan berdiri di sebagian Jalan Binamarga. Hal itu mungkin saja dilakukan dengan persyaratan yang sesuai.

"Seperti membuat koperasi. Dengan adanya koperasi artinya ada peluang dari gabungan pedagang ini berbadan hukum. Kalau sudah berbadan hukum, mau minta apa saja lebih mudah," tegasnya.

Termasuk permintaan untuk membuat lapak para pedagang bunga potong ini menjadi lebih rapi dan tertata. Untuk itu, Dedie meminta dinas terkait termasuk aparat di wilayah untuk memberikan solusi jangka pendek kepada para pedagang.

Oleh sebab itu, Dedie juga mengingatkan para pedagang untuk menumbuhkan kesadaran diri, dalam hal menjaga lingkungan TPS bersih dari limbah hasil produksi.

"Biar bagaimanapun juga, kesadaran kebersihan ini tetap harus dijaga. Kadang saya melihat bekas - bekas styrofoam atau bunga papan ini terlihat dari pinggir Tol Jagorawi.  Tolong, ini menjadi tanggung jawab sosial bersama," tandasnya.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.