Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Olahraga

  • 0 Komentar

Tragedi Kanjuruhan: 127 Meninggal Dunia, 180 Jalani Perawatan Intensif

Tragedi Kanjuruhan: 127 Meninggal Dunia, 180 Jalani Perawatan Intensif
Tragedi Kanjuruhan: 127 Meninggal Dunia, 180 Jalani Perawatan Intensif

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Malang

Pertandingan seru bertajuk “Derby Jatim” antara Arema Malang FC melawan Persebaya Surabaya rupaya telah memakan korban. Padahal, laga pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 ini berlangsung sangat menghibur.

Berdasarkan data terakhir yang diterima TVRINews.com dari Polda Jatim pada Minggu (2/10/2022) sampai pukul 6.00 WIB, sebanyak 127 orang meninggal dunia akibat tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam.

Dengan rincian dua diantaranya merupakan anggota Polri, 34 meninggal di lokasi, dan 93 lainnya tewas di rumah sakit. Sementara itu, 180 orang lainnya masih mendapat perawatan itensif di rumah sakit terdekat dari stadion.

Hal ini merupakan dampak dari kerusuhan yang terjadi usai kekalahan yang diderita oleh tim Singo Edan atas rival sekotanya tersebut dengan skor akhir 2-3. RIbuan supporter memutuskan untuk turun ke lapangan sebagai bentuk aksi protes, setidaknya sampai pukul 1.00 WIB dini hari.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan duka cita mendalam atas insiden itu. Ia menyesalkan tindakan suporter di Stadion Kanjuruhan. Untuk itu, PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang.

Pria yang kerap kali disapa Iwan Bule ini menyatakan bahwa pihaknya mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apalagi kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia. Hingga saat ini, Ketum PSSI terus berkoordinasi dengan pihak internal PSSI dan eksternal dalam hal ini aparat penegak hukum dan panpel Arema FC.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.