Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kasus Covid-19 Melonjak, Polisi Gencar Bubarkan Kerumunan

Kasus Covid-19 Melonjak, Polisi Gencar Bubarkan Kerumunan
Kasus Covid-19 Melonjak, Polisi Gencar Bubarkan Kerumunan

Penulis : Harry Rahmadani


TVRINews, Subang

Penambahan kasus positif Covid-19 yang kembali melonjak, menjadi perhatian bagi semua pihak, tak terkecuali polisi di Subang, Jawa Barat. Untuk memutus mata rantai penyebaran kasus Covid-19, Polsek  Pamanukan, Subang, gencar melakukan razia ke sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat kerumunan, Minggu (23/01/2022) malam.


Di sebuah kafe, polisi membubarkan kerumunan muda-mudi yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Selanjutnya, di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Pantura, Pamanukan, polisi juga membubarkan kerumunan muda-mudi yang tengah asyik berkaraoke sambil pesta minuman keras (miras).


Meski tidak memberikan sanksi kepada pelaku usaha tempat hiburan malam, namun polisi menyita puluhan botol miras dari tempat hiburan malam tersebut. Polisi juga mengimbau para pelaku usaha tempat hiburan malam untuk tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.


Jika imbauan itu tetap tidak diindahkan, polisi akan merekomendasikan pencabutan izin usaha bagi yang tetap membandel.


Dalam razia ini juga, aparat polsek Pamanukan membubarkan sekelompok gerombolan bermotor yang kerap meresahkan warga Pantura. Mereka dibubarkan saat sedang berkumpul di sebuah warung di Pantura.


Menurut Kapolsek Pamanukan, Kompol Undang Sudrajat, segala bentuk kerumunan yang berpotensi penularan Covid-19 akan dibubarkan. Sebab, kerumunan merupakan salah satu penyebab munculnya klaster baru penyebaran Covid-19.


"Segala bentuk kerumunan yang berpotensi penularan Covid-19 akan dibubarkan. Kami tidak melarang orang untuk berusaha, karena hal itu merupakan urat nadi perekonomian rakyat," ujar Undang.


Namun, Undang meminta masyarakat tidak berkerumun di tempat mereka berusaha.


"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Kita mencermati kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, kita akan membubarkan kerumunan yang bisa membahayakan keselamatan jiwa warga karena Covid-19," ungkap Undang.


Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, sejak sepekan terakhir kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Subang kembali bertambah mencapai 16 kasus aktif.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.