Trending

  • Jumat, 12 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Timbun Puluhan Rumah dan Jalan

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Timbun Puluhan Rumah dan Jalan
Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak Gunung Semeru membuat banjir lahar dingin menerjang sisa material Awan Panas Guguran (APG) yang terjadi beberapa saat sebelumnya.

Penulis: Basri A

TVRINews, Lumajang

Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak Gunung Semeru membuat banjir lahar dingin menerjang sisa material Awan Panas Guguran (APG) yang terjadi beberapa saat sebelumnya. 

Akibatnya, puluhan rumah warga di Dusun Kebondeli Utara dan Jalan Nasional di Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang kembali tertimbun material pasir basah. 

Banjir lahar dingin disebabkan tingginya curah hujan di kawasan Puncak Gunung Semeru. 

Guyuran air hujan kemudian menerjang sisa material APG yang menutupi rumah warga. Sedikitnya 30 rumah warga yang sebelumnya tertimbun material APG kini berganti menjadi material banjir lahar dingin. 

 Salah seorang relawan,  Robi Elansa mengungkapkan, kondisi Semeru menegeluarkan abu vulkanik kembali. Hari ini, Sabtu (18/12) keluarnya lahar dingin yang menggenangi perumahan penduduk dan jalan. 

"Kita lakukan pembersihan dan membuat jalan dari kayu atau bambu untuk memudahkan warga menuju jalan utama," katanya. 

Bukan hanya menimbun rumah warga, material lahar dingin Gunung Semeru juga menutup jalan nasional di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. 

Untuk diketahui, banjir lahar dingin merupakan bahaya sekunder yang dimiliki Gunung Semeru.  Tidak kalah bahaya dengan Awan Panas Guguran, banjir lahar dingin juga bisa meluluhlantakkan sebuah daerah. 

Karena itu, petugas mengimbau agar warga tidak mendekat ke daerah yang kerap diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.