Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Internasional

  • 0 Komentar

Tergiur Kerja di Malaysia, 21 CPMI Nonprosedural Dipulangkan ke NTB

Tergiur Kerja di Malaysia, 21 CPMI Nonprosedural Dipulangkan ke NTB
Tergiur Kerja di Malaysia, 21 CPMI Nonprosedural Dipulangkan ke NTB

Penulis: Ambika
TVRINews, Mataram

Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menangani kepulangan 21 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Nonprosedural. 

Kepala UPT BP2MI Mataram, Abri Danar Prabawa mengatakan para CPMI tersebut akan masuk ke Negara Malaysia melalui pintu perbatasan Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. 

"Pemulangannya kami dilakukan secara bertahap sejak Minggu kemarin," kata Abri dalam siaran persnya, Senin (31/1/2022).

Abri juga menjelaskan saat ini masih terdapat 11 CPMI Nonprosedural asal NTB yang menjalani pemeriksaan oleh Kepolisian di Batam dan sebelum dipulangkan ke NTB. 

"Jumlah CPMI tersebut meningkat signifikan dari data pencegahan keberangkatan CPMI secara non-prosedural pada tahun 2021 lalu yaitu sejumlah 13 orang," ujarnya.

Minat warga NTB untuk bekerja ke Negara Malaysia sangat tinggi, pada pencegahan bulan ini bukan hanya didominasi oleh pekerja laki-laki namun perempuan. 

Sejak akhir tahun lalu, Pemerintah Indonesia semakin gencar melaksanakan operasi penjagaan poros perbatasan di bandara atau pelabuhan sebagai antisipasi maraknya penempatan PMI secara nonprosedural. 

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara untuk melindungi warganya, Pemerintah Indonesia ingin memastikan warganya yang akan bekerja ke luar negeri berangkat secara aman dan memiliki pelindungan di negara penempatan.

Saat ini Pemerintah Malaysia juga masih berfokus untuk mencegah penyebaran Covid-19 di negaranya, salah satunya dengan kebijakan menutup pintu bagi para Tenaga Kerja Asing seperti PMI ataupun pekerja dari negara-negara lain.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.