Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Awal Tahun DBD di Cianjur Tinggi, Satu Meninggal dan Belasan Dirawat Intensif

Awal Tahun DBD di Cianjur Tinggi, Satu Meninggal dan Belasan Dirawat Intensif
Awal Tahun DBD di Cianjur Tinggi, Satu Meninggal dan Belasan Dirawat Intensif

Penulis: Yoga Andika Putra 

TVRINews, Cianjur

 

Satu warga meninggal dunia dan belasan lainnya masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akibat terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr.Irvan Nur Fauzi mengatakan sepanjang Januari ini terdapat 14 warga terjangkit DBD, satu di antaranya meninggal dunia.

Diungkapkan dr.Irvan, angka kasus DBD selalu meningkat di musim pancaroba atau perubahan cuaca di awal tahun.

"Sepanjang bulan ini (Januari), jumlahnya mencapai 14 orang dan satu di antaranya meninggal dunia akibat terjangkit DBD," kata Irvan, kepada Tvrinews.com , Jumat (14/01/2022).

Irvan menyebutkan, terdapat tiga wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Cianjur, Karangtengah, dan Cilaku yang rawan kasus DBD.

"Ketiga kecamatan tersebut merupakan wilayah padat penduduk. Pada saat di satu daerah ada kasus DBD maka tim kesehatan akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekkan epidemiologi," jelasnya.

Irvan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kualitas kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungannya agar terhindar dari penyakit. 

"Kita gencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan memaksimalkan 3M plus yakni Menguras, Mengubur, Menutup dan Merapihkan botol bekas serta pengasapan atau fogging," tandasnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.