
Air Sungai Bengkulu Tercemar Limbah, PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu Kurangi Produksi
Penulis: Agus Topo
TVRINews, Bengkulu
Dalam dua pekan terakhir, wilayah layanan zona 3 PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu meliputi Kecamatan Teluk Segara, Sungai Serut dan Muara Bangkahulu terjadi gangguan karena Instalasi Pengolahan Air (IPA ) Surabaya sedang melakukan pengurasan sehingga mengakibatkan pengurangan produksi air minum ke para pelanggan di 3 kecamatan tersebut.
Direktur PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu Sjobirin Hasan mengatakan kondisi IPA Surabaya saat uni sangat mengkhawatirkan jika tidak dikuras,
karena air Sungai Bengkulu yang merupakan air baku
IPA Surabaya dari beberapa pemeriksaan diduga telah terkontaminasi limbah industri, seperti pabrik karet, pabrik kelapa sawit dan batubara.
Saat ini, tingkat kekeruhan air Sungai Bengkulu yang masuk ke IPA Surabaya sudah mencapai 10.128 Nephelometric Turbidity Unit (NPU- pengukuran air baku nenggunakan efek cahaya) hingga 46.464 NTU setiap harinya.
Sebelumnya, pihak PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu telah meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun Pemerintah Kota, bahkan sampai ke Kementerian LHK untuk mengimbau dan melakukan pengawasan terhadap pelaku industri agar tidak membuang limbah ke air Sungai Bengkulu. Namun faktanya praktik pencemaran masih saja terjadi.
"Saya selaku Dirut PDAM Tirta Hidayah memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan di wilayah zona 3, yakni Kecamatan Teluk Segara, Sungai Serut dan Muara Bangkahulu atas terganggunya aliran air minum yang terjadi dua pekan terakhir ini," kata Sjobirin.
"Saat ini pihaknya sedang melakukan pengurasan IPA Surabaya yang tingkat kekeruhan airnya kini sudah sangat kronis, yakni mencapai 10.128 Nephelometric Turbidity Unit (NPU- pengukuran air baku menggunakan efek cahaya) hingga 46.464 NTU setiap harinya dan hal itu terjadi lantaran air Sungai Bengkulu sebagai air baku IPA Surabaya diduga telah tercemar limbah Industri pabrik karet sawit dan batubara," sambung Dirut PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu.
IPA PDAM Tirta Hidayah di Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu memiliki kapasitas produksi debit air bersih sebesar 10.368.000 liter per hari dengan jumlah pelanggan sebanyak 6.791 keluarga.
Sementara solusi yang dilakukan PDAM Tirta Hidayah Kota Bengkulu atas tercemarnya air Sungai Bengkulu, selain melakukan pengurasan IPA Surabaya juga melakukan droping air bersih secara gratis melalui mobil tangki kepada pelanggan.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
