Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Inovasi Kunci Sukses Usaha Ketak Lombok Bertahan di Masa Pandemi

Inovasi Kunci Sukses Usaha Ketak Lombok Bertahan di Masa Pandemi
Inovasi Kunci Sukses Usaha Ketak Lombok Bertahan di Masa Pandemi

Penulis: Ridwan

TVRINews, Mataram

Kerajinan ketak masih menjadi primadona yang diminati baik tataran lokal maupun Luar Negeri di masa pandemi Covid-19, salah satunya usaha Mawar Ketak Lombok art di jalan Adi Sucipto Rembiga Mataram yang masih eksis tidak hanya di pasar lokal namun sudah merambah ke sejumlah negara seperti Jepang, Korea, Georgia, Jerman, Spanyol, pemilik usaha mawaryanti mengatakan dari sejumlah Negara tersebut Negara Jepang menjadi income terbesar penjualan kerajinan ketak.

Ia menilai usaha yang dijalankan sejak tahun 1990 kini lebih difokuskan pada produk tas yang diakui banyak peminat khusunya pada kalangan menengah ke atas.

"Untuk beberapa tahun terakhir saya fokus di produk tas karena banyak permintaan pasar dari kami sering mengikuti pameran di beberapa daerah," katanya.

Selama pandemi Covid-19 diakui terjadi penurunan penjualan namun untuk mengantisipasi hal tersebut ia berinovasi dalam penjualan melalui online yang cukup memberikan keuntungan kendati pandemi covid 19.

"Di awal pandemi memang terjadi penurunan permintaan namun dengan berinovasi dengan menjual melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram Alhamdulillah ada yang order,"ungkapnya.

Inovasi menjadi kunci sukses untuk usaha di masa pandemi di mana  usaha lain mengalami keterpurukan. tidak hanya dengan inovasi dalam pemasaran produk namun juga terhadap kreatifitas produk mengingat produk yang unik dinilai sangat digemari oleh para wisatawan.

Untuk harga produk tas ketak yang di jual di bandrol mulai Rp150 ribu hingga Rp3,5 juta dan untuk perabot mulai Rp15 ribu hingga Rp15 juta. 

"Untuk harga bervariasi tergantung pada bentuk dan kerumitan pembuatan produknya," ungkapnya.

Dari penjualan kerajinan ketak tersebut ibu satu anak ini mengakui sudah mendapatkan berbagai penghargaan dari kementrian dan mendapat reward ke Luar Negeri bahkan beberapa kali di ajak oleh dekranasda untuk pameran di Luar Negeri.


Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar