Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Luhut Tekankan Semangat Belanja Produk-produk dalam Negeri

Luhut Tekankan Semangat Belanja Produk-produk dalam Negeri
Luhut Tekankan Semangat Belanja Produk-produk dalam Negeri

Reporter: Christhoper Natanael Raja

TVRINEWS, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menekankan agar Indonesia menggencarkan semangat belanja produk dalam negeri melalui gerakan “Bangga Nasional Buatan Indonesia".

Luhut melihat serapan belanja pemerintah untuk produk dalam negeri cukup rendah dibandingkan impor, khususnya produk alat kesehatan. Disebutkan Luhut, untuk anggaran 2021 dalam e-katalog jumlah pemesanan alat kesehatan impor lima kali lebih besar, yakni Rp12,5 triliun dibanding belanja produk dalam negeri.

Sehingga, menurut Luhut, dibutuhkan aksi afirmatif untuk pemerintah dalam meningkatkan belanja alat kesehatan dalam negeri minimal Rp6,5 triliun untuk 5.462 barang untuk anggaran 2021 melalui e-katalog. Selain itu perlu peningkatan kapasitas produksi alat kesehatan dalam negeri dan investasi di bidang alat kesehatan. “Dua minggu lalu, saya dengan Menteri (Kesehatan) Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Kesehatan (Dante Saksono Harbuwono) pergi ke Korea Selatan dan China dengan melihat masih banyaknya kita impor alat-alat kesehatan yang ternyata bisa kita produksi dalam negeri,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual “Upaya Peningkatan Penggunaan PDN Bidang Alat Kesehatan”, Selasa (15/6/2021).

Luhut menambahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan arahan untuk penggunaan lebih banyak lagi produk-produk dalam negeri dengan mengundang investor-investor untuk masuk ke Indonesia. Kemampuan produksi alat kesehatan dalam negeri dapat terlihat bahwa dari 358 jenis alat kesehatan yang sudah diproduksi dalam negeri, 79 di antaranya mampu menggantikan produk impor untuk kebutuhan nasional.

Terdapat 5.462 alat kesehatan impor yang sudah digantikan produk dalam negeri sejenis dan akan dialihkan untuk belanja produk dalam negeri di e-katalog. Produsen dalam negeri mempunyai kemampuan untuk memproduksi kebutuhan alat kesehatan sesuai dengan kebutuhan pemerintah. “Itu saya kira sudah memulai langkah bagus, jadi bangga buatan Indonesia ini sudah mulai masuk dengan ini,” ujar Luhut.

“Ada perbedaan harga seperti USG (ultrasonografi), itu kita butuh 12 ribu, ngapain impor. Bikin saja pabriknya di sini dan mereka sudah mau. Presiden sudah memerintahkan tidak ada impor barang-barang seperti ini,” tegasnya.

Editor: Eggi Paksha


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.