Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Pria Jaket Kuning Berlogo UI Protes Soal Kawat Berduri di Pengadilan Rizieq Shihab

Pria Jaket Kuning Berlogo UI Protes Soal Kawat Berduri di Pengadilan Rizieq Shihab
Pria Jaket Kuning Berlogo UI Protes Soal Kawat Berduri di Pengadilan Rizieq Shihab

Reporter : Nur Khabibi

TVRINews, Jakarta

Seorang pria bernama Isyak memakai almamater kuning berlogo Universitas Indonesia, tertulis alumni UI. Dia mau masuk ke gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur. 

"Saya dari tim pembelaan dari Habib Rizieq Shihab, saya bagian dari tim pengacara," kata Isyak, Jumat (26/3/2021).

Isyak yang sempat masuk, memprotes polisi yang memintanya keluar. Dirinya mengaku tak menerima informasi mengenai adanya pembatasan jumlah orang yang hadir di ruang sidang Rizieq Shihab.

"Saya tidak ada info gitu, ini pengadilan. Pengadilan tidak ada pembatasan seperti ini," protesnya.

Isyak juga memprotes pengamanan Pengadilan saat sidang Rizieq berjalan. 

"Tapi ini menjaga pengadilan dengan kawat berduri ini tidak ada prosedurnya, dan ini tidak boleh karena ini tempat kita mendapatkan peradilan," ungkapnya.

"Kalau pengadilan menutup diri seperti ini, kemana kita mau menuntut," tambahnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima permohonan terdakwa Rizieq Shihab untuk menggelar sidang secara konvensional. Hal itu mempertimbangkan adanya gangguan signal saat sidang diselenggarakan secara luar jaringan.

"Menimbang setelah dilakukan persidangan secara online ternyata ada hambatan dalam persidangan karena adanya gangguan signal internet tiba-tiba menurun dan terdakwa-terdakwa merasa tidak dapat berkomunikasi dengan baik dalam persidangan karena tidak bertatap muka secara langsung dengan pihak-pihak dalam persidangan," kata Suparman saat persidangan, Selasa (23/3/2021).

"Menimbang bahwa majelis hakim sangat terbatas untuk mengadili dan menyelesaikan masalah ini, karena itu agar pemeriksaan perkara dalam persidangan dapat berjalan lancar maka permohonan penasihat hukum terdakwa agar persidangan ini dilakukan secara offline dapat dikabulkan," sambung Suparman.

 

Editor : Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.