Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Metro

  • 0 Komentar

Hari Ini, PTM Terbatas Digelar di Ibu Kota

Hari Ini, PTM Terbatas Digelar di Ibu Kota
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hari ini, Senin (3/1/2022) resmi menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dengan jam pelajaran terbatas.

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hari ini, Senin (3/1/2022) resmi menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dengan jam pelajaran terbatas.

Dari pantauan TVRINews.com, PTM 100 persen hari pertama ini sudah mulai diterapkan di SMP Negeri 118 Jalan Pramuka Sari I, Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat.

Para peserta didik menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 yang ketat, seperti mencuci tangan sebelum mereka masuk kelas, memakai masker dan membawa handsanitizer.

Sebelum masuk kelas, di luar gerbang sekolah, peserta didik dicek suhu tubuhnya menggunakan thermogun. Begitu pula para pengajarnya, juga menerapkan prokes ketat.

Adapun kegiatan pada hari pertama PTM di SMP Negeri 118 Jakarta Pusat yaitu membagikan raport siswa semester I ganjil.

Derby Chayla Atalie, salah satu siswi mengatakan sangat senang bisa kembali belajar secara tatap muka setelah setahun lebih belajar daring.

"Senang sekali bisa bertemu dengan teman-teman lagi," kata Derby di SMP Negeri 118 Jakarta, Senin (3/1/2022).

Kebijakan PTM Terbatas ini merefleksikan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang diputuskan pada 21 Desember 2021.

SKB dengan Nomor Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 berisi tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, sebelumnya telah menyampaikan, bahwa PTM Terbatas dapat dilaksanakan dengan sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi.

"Pertama, capaian vaksinasi dosis 2 pada pendidik dan tenaga kependidikan di atas 80 persen, capaian vaksinasi dosis 2 pada masyarakat lansia di atas 50 persen, serta vaksinasi terhadap peserta didik yang terus berlangsung sesuai ketentuan perundang-undangan di tingkat kota/kabupaten," kata Nahdiana beberapa waktu lalu.

Adapun relaksasi kebijakan ini sesuai dengan kondisi PPKM Level 1 yang diterapkan di Jakarta dan merujuk pada SKB 4 Menteri tertanggal 21 Desember 2021 Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, serta SK Kepala Dinas Pendidikan No. 1363 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Masa Pandemi COVID-19.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar