Trending

  • Jumat, 21 Januari 2022

Nasional

  • 0 Komentar

BNPB : 257 Rumah Rusak Pasca Gempa Bumi Berkekuatan M 6.6 Banten

BNPB : 257 Rumah Rusak Pasca Gempa Bumi Berkekuatan M 6.6 Banten
BNPB : 257 Rumah Rusak Pasca Gempa Bumi Berkekuatan M 6.6 Banten

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terbaru ada 257 unit rumah mengalami kerusakan pasca gempa bumi berkekuatan M 6.6 di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan data kerusakan paling banyak ada di Kabupaten Pandeglang dengan total rumah rusak berat ada 26 unit.

"Selain 26 rusak berat ada juga rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit, termasuk 10 unit sekolah, 1 puskesmas, 1 pabrik, 1 kantor pemerintahan, 1 tempat ibadah dan 1 tempat usaha", kata Abdul Muhari kepada wartawan, Sabtu (15/01/2022).

Kabupaten Serang melaporkan 16 unit rumah rusak sedang. Kemudian di Kabupaten Lebak ada 12 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, 21 rusak ringan dan 3 unit bangunan sekolah. Di samping itu juga dilaporkan satu warga mengalami luka ringan terdampak gempa bumi.

Selanjutnya di Kabupaten Sukabumi ada 3 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak ringan, serta di Kabupaten Bogor terdapat 8 rumah rusak sedang.

Sebelumnya diberitakan, guncangan gempa bumi yang berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT pada kedalaman 40 kilometer itu dirasakan kuat selama 2-4 detik di 11 lokasi di wilayah barat Pulau Jawa dan Selatan Pulau Sumatera. 

Guncangan itu membuat masyarakat berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri dari hal yang tidak diinginkan.

Adapun rinciannya meliputi Kabupaten Pandeglang, Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Lebak di Provinsi Banten. Kemudian Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok di Jawa Barat, DKI Jakarta dan Kabupaten Lampung Barat. 

Sebagai antisipasi, masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa. Diimbau juga agar masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi resmi bersumber dari pihak yang dapat dipertanggungjawabkan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

Komentar Terbanyak

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.