Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

UMKM Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19

UMKM Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19
UMKM Mulai Menggeliat di Tengah Pandemi Covid-19

Penulis: Daniel Saputra

TVRINews, Jambi

Meski pandemi Covid-19 masih berlangsung  dan banyak usaha yang gulung tikar, tapi UMKM rempeyek milik zaitun yang beralamat di Lorong Teladan Kelurahan Payo Lebar Kota Jambi terus meningkat.  

Dalam satu bulan omset UMKM peyek tersebut mencapai Rp200 juta. Saat ini UMKM mulai menggeliat seiring dilakukannya program relaksasi ekonomi oleh pemerintah. Seperti UMKM peyek yang beralamat di RT 31 Lorong Teladan, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung Kota Jambi. Kini produksi UMKM peyek milik Zaitun mulai meningkat lantaran mulai banyaknya permintaan dari  konsumen.

Zaitun  mengakui jika usaha yang ia geluti sejak tahun 2004 kini kebanjiran order.  Saat ini  produk  peyek  miliknya sudah menjadi oleh-oleh khas Jambi dan  mulai dikenal di seluruh Sumatera dan Pulau Jawa.

Sementara itu, produk peyek milik Zaitun ini  memiliki  beberapa varian. Seperti  peyek jagung,   teri,   kacang,  peyek vegetarian dan   tempe. satu bungkus peyek  dibandrol  harga mulai  Rp5.000-25 ribu. 

Zaitun mengakui ia mempunyai strategi khusus agar usahanya ini tetap bertahan saat pandemi Covid-19. salah satunya dengan memberi harga yang  terjangkau bagi  produknya.

Sementara itu untuk rasa banyak pilihan, tidak heran jika banyak diminati. Wanita 47 tahun ini mengaku mempunyai resep khusus, yakni menggunakan bumbu langkok khas Jambi karena kaya akan rempah-rempah alami.

Dalam satu hari Zaitun bisa memproduksi peyek 40 sampai dengan 50 kilogram dan 250 kilogram tempe goreng per hari. Omset  satu bulan  mencapai Rp200 juta dalam  produksi UMKM milik Zaitun tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.  

Diharapkan UMKM peyek milik Zaitun bisa  menjadi inspirasi bagi  pelaku usaha  lainnya. sehingga membuka  lapangan kerja terutama bagi mereka yang terdampak Covid-19.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.