Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Jelang Iduladha, 143 Ekor Sapi di Cianjur Terindikasi PMK

Jelang Iduladha, 143 Ekor Sapi di Cianjur Terindikasi PMK
Petugas kesehatan melakukan disinfeksi di kandang sapi

Penulis: Yoga

TVRINews, Kabupaten Cianjur 

143 ekor sapi di wilayah Kabupaten Cianjur terindikasi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), bahkan empat di antaranya telah dipastikan tertular berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR). 

Kabid Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Cianjur, Ade Dadang mengatakan berdasarkan data yang tercatat sejak pertengahan Juni hingga kini ada 143 ekor sapi terindikasi PMK. 

"Hingga saat ini tercatat ada sebanyak 143 ekor sapi terindikasi PMK, 60 di antaranya berstatus suspek, 79 lainya terduga, dan sisanya 4 ekor sudah dinyatakan tertular usai diperiksa darah," kata Ade Dadang kepada TVRINews.com, Jumat (17/6/2022).

Ade menyebut 143 ekor sapi yang terindikasi PMK tersebut berasal dari enam peternakan yang tersebar di Kecamatan Cilaku, Cianjur, Sukaresmi dan Mande. 

"Saat ini sapi yang terindikasi tengah dilakukan pengobatan dan perawatan. Para peternak juga dilarang untuk mengeluarkan hewannya, hingga masa inkubasi selama 14 hari," ujarnya. 

Lebih lanjut Ade menyebutkan, ratusan sapi yang terindikasi PMK diduga berawal dari adanya peternak yang membeli sapi di Pasar Ingon-ingon, Ciwareng Kabupaten Purwakarta. 

"Usai kami introgasi, ternyata ada peternak yang membeli hewan dari Purwakarta, tanpa dilakukan pemeriksaan yang ketat, mereka langsung memasukannya ke kandang, sehingga sapi yang sebelumnya bebas PMK menjadi tertular," ucap Ade.

Saat ini telah ada beberapa ekor sapi yang mulai dinyatakan sembuh usai dilakukan pengobatan dan masa isolasi selama 14 hari. 

"Beberapa ekor sapi yang dimyatakan terindikasi PMK dan sudah menjalani masa isolasi selama 14 hari sudah mulai berangur pulih dan sembuh," ucapnya. 

Ade mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan sejumlah upaya, dan menangani penyebaran PMK pada peternakan sapi di sejumlah wilayah. Terlebih, waktu semakin mendekati Hari Raya Kurban.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.