Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Kasus Pembunuhan Pankase, Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Kasus Pembunuhan Pankase, Tersangka Diserahkan ke Jaksa
Tersangka pembunuhan di Pankase, Randy Badjideh diserahkan ke JPU, Kupang, NTT, Kamis (31/3/2022)

Penulis : Nyongky Malelak 

TVRINews, Kupang 
Tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Penkase Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Randy Badjideh, beserta barang bukti diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kupang, oleh Penyidik Direktorat Reskrim Umum (Ditresmkrimum) Polda NTT,  Kamis (31/3). 

Dalam pelimpahan tahap 2 tersebut, penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti sesuai berkas perkara yakni, baju, celana pendek, pakaian dalam, ikat pinggang, masker, ikat rambut, serta pembalut wanita yang dipakai korban Astrid saat kejadian.

Sementara barang bukti bayi Lael adalah, topi dengan corak bergaris merah putih kuning biru, celana panjang karet berwarna hitam, baju berwarna biru, jaket anak-anak berwarna hijau, dan popok. 

Sedangkan barang bukti lain, 2 buah linggis, 2 buah sekop untuk menggali lubang, satu unit motor, dua buah mobil toyota rush dan avanza berwarna hitam, serta enam buah plastik hitam berukuran besar. 

Baca Juga: Syarat Mudik Lebaran 2022 Harus Vaksin Booster, DPR RI: Kasihan Masyarakat, Itu Tidak Adil!

Tersangka Randy dilibatkan dalam pemeriksaan barang bukti di parkiran Kejari Kupang. Tersangka mengenakan baju tahanan Polda NTT bernomor 16, celana pendek berwarna biru dan sandal jepit. 

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim mengatakan, setelah dilakukan penyerahan tersangka Randy dan barang bukti, maka penahanannya selama 20 hari kedepan akan dialihkan ke penuntut umum, namun lokasi penahanan tetap di Polda NTT.

"Sebagai bentuk keamanan, jaksa penuntut umum (JPU) berpendapat untuk dititip sementara di Rutan Polda NTT," ujarnya. 

Abdul Hakim menjelaskan, sebelum 20 hari masa penahanan berakhir, jaksa penuntut umum akan membuat dakwaan untuk kemudian dilimpahkan ke pengadilan guna disidangkan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.