Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Ada Transaksi di Luar Rupiah (bagian 7)

Ada Transaksi di Luar Rupiah (bagian 7)
Ada Transaksi di Luar Rupiah (bagian 7)

Reporter: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

Riuhnya penangkapan Zaim Saidi terkait pasar muamalah, di Daerah Istimewa Yogyakarta, persisnya di Kabupaten Bantul. 

Diduga memiliki jaringan dengan pasar muamalah di Depok, Pemkab Bantul langsung bereaksi.

Tiga pasar muamalah di wilayah mereka, berlokasi di Kecamatan Sedayu, timur RSUD Panembahan Senopati Bantul di Desa Trirenggo dan di Jalan Parangtritis km 4,3 Saman, Desa Bangunharjo, Sewon, langsung ditutup.

Di tiga lokasi itu, transaksi pembayarannya menggunakan mata uang asing berupa koin dirham dan dinar.

Terkait Zaim Saidi, ada kabar dari Ali Wardi, kuasa hukum tersangka. Dia meminta kliennya ditangguhkan penahanannya karena harus berobat karena menderita saraf kejepit di bagian tulang belakang. 

Sejak ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Zaim belum pernah lagi menjalani terapi untuk sakit yang sudah lama dideritanya itu.Dia harus menjalani fisioterapi tiap minggu.

Pengajuan penangguhan penahanan Zaim disampaikan Ali Wardi ke Bareskrim pada Selasa, 9 Februari 2021. 

Dua hari kemudian, Polri menanggapi dan menghargai pengajuan penangguhan penahanan Zaim Saidi, Kamis (11/2/2021).

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, penangguhan penahanan merupakan hak tersangka dan dari keluarga, itu hak. 

"Namun di sisi lain penyidik memiliki  pertimbangan-pertimbangan sendiri untuk memberikan atau tidak memberikan permohonan penangguhan tersangka,"ujar Brigjen Pol Rusdi Hartono.

Tak berhenti hanya sampai pasar 
muamalah di Depok. Polri melakukan pendataan terhadap tempat belanja yang melakukan transaksi jual beli di luar rupiah. Pendataan dilakukan tiap-tiap Polda seluruh Indonesia. 

"Bareskrim terus mendata kegiatan sejenis seperti di Depok, ini terus didalami oleh Bareskrim juga satuan-satuan ke wilayahan yang ada di Indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono. 

Seperti yang dilakukan Polres Madiun Kota, yang sedang menyelidiki pembangunan pasar muamalah yang diduga akan dibangun di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim). 

"Untuk sementara ini penggeraknya sudah langsung diam dan menghilang. Dari hasil penyelidikan kami sudah kantongi beberapa nama dan kami akan dalami lagi apa maksud dari kegiatan tersebut. Kalau belum ada laporan perbuatan pidana maka kami tidak bisa melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun demikian semua akan kami monitor perkembangannya,” kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Jumat (5/2/2021) lalu. (tamat

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.