Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Waspada Varian Omicron, Presiden Tekankan Vaksinasi

Waspada Varian Omicron, Presiden Tekankan Vaksinasi
Jokowi menegaskan agar semua pihak dapat waspada terutama yang bekerja di wilayah perbatasan

Penulis : Riana Rizkia

TVRINews, Kabupaten Badung

Munculnya ancaman Covid-19 varian Omicron membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran TNI-Polri terus menggencarkan program vaksinasi kepada masyarakat, terutama di provinsi-provinsi yang capaian vaksinasinya masih rendah. 

"Provinsi-provinsi mana yang masih rendah harus digencarkan, ada 15 provinsi yang masih di bawah 60 (persen)," ucap Jokowi, dikutip dari laman resminya setkab.go.id, Jumat (3/12). 

Adapun 15 provinsi tersebut adalah, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua. 

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) Tahun 2021, di Candi Ballroom, Hotel The Apurva Kempinski, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Jumat (3/12). 

"Ancaman ini belum selesai, kita boleh bersyukur, kita boleh berbangga tapi tetap harus waspada, hati-hati yang namanya sekarang ini ancaman gelombang keempat varian Omicron, hati-hati," ucap Jokowi. 

Jokowi menegaskan agar semua pihak dapat waspada terutama yang bekerja di wilayah perbatasan. Karena, kata Jokowi, meskipun masih dalam proses studi, varian Omicron dinilai lebih cepat penyebarannya dibanding Delta. 

"Utamanya, Polda-Polda yang berkaitan dengan perbatasan dengan negara-negara lain karena yang membawa bisa orang-orang asing, bule-bule, tapi juga dari warga negara kita sendiri utamanya tenaga kerja kita yang dari luar waktu masuk kembali," ucapnya. 

Sebagai penutup, Jokowi juga mengingatkan agar masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat. 

“Hati-hati 17 Kabupaten/Kota di 8 provinsi yang mengalami tren naik selama 2-3 minggu terakhir ini. Naik sedikit saja segera antisipasi, walaupun masih dalam hitungan puluhan per minggu tapi tetep harus segera diantisipasi karena larinya nanti bisa ke keamanan, bisa ke politik, ketertiban masyarakat, semuanya,” ucap Presiden.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.