Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Hukum

  • 0 Komentar

Intel Kejati Bengkulu Selamatkan Rp200 Juta Kerugian Negara

Intel Kejati Bengkulu Selamatkan Rp200 Juta Kerugian Negara
Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu pada tahun 2021 berhasil mengamankan kerugian Negara sebesar Rp200 juta dari hasil pengamanan aset negara berupa tanah milik PT Pelindo 2 Bengkulu.

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Bengkulu


Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu pada tahun 2021  berhasil mengamankan kerugian Negara sebesar Rp200 juta dari hasil pengamanan aset Negara berupa tanah milik PT Pelindo 2 Bengkulu.

Pengamanan aset Negara milik PT. Pelindo 2 Bengkulu tersebut berupa sewa lahan tanah pada pihak  PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) yang selama 2 tahun sama sekali belum pernah dibayar membayar sewa sebesar Rp200 juta. 

Terhentinya pembayaran uang sewa lahan PT. Pelindo 2 Bengkulu tersebut  akibat adanya pernyataan dari pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), yang menyatakan bahwa kawasan di sekitar lahan pelindo yang disewakan ke pihak PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) merupakan hutan atau daerah Konservasi. 

Plt Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu Yeni Puspita mengatakan pihaknya melalui Operasi Bidang Intelijen tanggal 30 November 2021 lalu berhasil mengamankan aset negara tersebut sehingga PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) akan membayar sewa lahan sebesar Rp200 juta pada PT Pelindo 2.

"Salah satu tupoksi intelijen kejaksaan, yakni melakukan pengamanan aset negara dan hal itu ditindaklanjuti oleh bidang Intelijen Kejati Bengkulu dengan keberhasilan melakukan pendampingan terhadap PT.Pelindo 2 Bengkulu untuk menagih uang sewa lahan sebesar Rp200 juta PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB)," kata Yeni Puspita Plt Asintel Kejati Bengkulu

"Alhamdulilah Dalam waktu dekat PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) akan segera membayar sewa lahan sebesar Rp200 juta pada PT. Pelindo 2 Bengkulu," sambungnya.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.