Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Metro

  • 0 Komentar

Sempat Terjadi Kemacetan di Kedua Arah Longsor, Kini Jalur Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui

Sempat Terjadi Kemacetan di Kedua Arah Longsor, Kini Jalur Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui
Sempat Terjadi Kemacetan di Kedua Arah Longsor, Kini Jalur Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui

Penulis.     : Doni Irwandy

TVRINews, Sumedang

 

Sempat mengakibatkan kemacetan akibat tebing setinggi 20 meter longsor di kawasan Cadas Pangeran, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kini arus lalu lintas di kedua arah mulai kembali normal, Rabu (12/01/2022) malam.

Pantauan TVRINews.com di lapangan, petugas dari PUPR Kabupaten Sumedang menerjunkan alat berat, guna membantu evakuasi material longsoran berupa batu berukuran besar yang sempat menutup satu lajur jalan nasional Bandung-Cirebon. Sedikit demi sedikit, material longsor dibuang ke pinggir jurang Cadas Pangeran.

KBO Lantas Polres Sumedang, Iptu Suratman mengatakan, meski material longsor belum sepenuhnya bisa di evakuasi, namun pihaknya memastikan, kemacetan yang sempat terjadi hingga 2 kilometer dapat diurai.

"Untuk material longsor sudah dikepinggirkan, meski belum bisa dievakuasi semuannya saat ini sudah bisa dilalui dari kedua arah," kata Suratman.

Mengingat kondisi tebing yang rawan longsor, kata Suratman, pihaknya menghimbau kepada pengguna jalan agar tetap waspada saat melintasi jalur tersebut.

"Kami menghimbau kepada pengendara agar selalu berhati-hati saat melintas jalur Cadas Pangeran," ucapnnya.

Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat cuaca sedang diguyur hujan gerimis. Bahkan saat longsor terjadi, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga 2 kilometer.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa, lantaran situasi arus lalu lintas dalam keadaan lengang.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.