Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Metro

  • 0 Komentar

Tanggul Sungai Jebol, Seorang Warga Lagi Perbaiki Tanggul Terseret

Tanggul Sungai Jebol, Seorang Warga Lagi Perbaiki Tanggul Terseret
Curah hujan cukup tinggi dalam tiga hari terakhir membuat tanggul Kali Ingas di Kabupaten Bojonegoro, jebol.

Penulis: Basri A

TVRINews, Bojonegoro

 

 Curah hujan cukup tinggi dalam tiga hari terakhir membuat tanggul Kali Ingas di Kabupaten Bojonegoro, jebol.  Selain merendam ratusan hektar tanaman padi, juga sempat menyeret seorang petani yang sedang ikut gotong royong memperbaiki tanggul.


Tanggul sungai atau Kali Ingas yang jebol itu berada di Desa Kedungprompen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro terjadi pada Sabtu, 22 Januari 2022. 


Tanggul yang jebol diperkirakan sepanjang 10 meter, lebar 3 meter dengan kedalaman rata-rata sekitar 1,5 meter.  


Peristiwa jebolnya tanggul membuat ratusan hektar tanaman padi  yang sudah menjelang masa panen  di 7 desa, yaitu  Desa Pucangarum, Kadungrejo, Karangdayu, Pomahan,  Kauman,  Kedungprimpen  dan Temu,  terendam banjir.  

Selain merendam tanaman padi, jebolnya tanggul juga sempat menyeret salah satu petani saat beraktifitas di dekat tanggul yang jebol.  


Korban diketahui atas nama Khoiri.  Ia yang saat itu sedang ikut gotong royong memperbaiki tanggul, mendadak terpeleset hingga terseret beberapa meter terbawa arus air yang sangat deras ke areal persawahan. 


Meski sempat pingsan, korban akhirnya berhasil diselamatkan warga lain yang ada di sekitar tanggul,  kemudian langsung dievakuasi ke tepian sungai untuk selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Kanor  guna mendapatkan pertolongan medis. 


Jebolnya tanggul, juga diperparah meningkatnya debit air di Sungai Bengawan Solo yang menjadi Muara Kali Ingas sehingga aliran sungai tidak bisa masuk ke Bengawan Solo.

"Penutupan tanggul ini sebenarnya untuk mengantisipasi banjir lebih luas. Menyinggung bantuan dari pemerintah, sama sekali belum ada perhatian dari pemerintah," tutur Ahmad, salah seorang petani. 

Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro lebih serius mengatasi jebolnya tanggul ini, karena peristiwa tersebut kerap berlangsung tiap tahun saat musim hujan. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.