
Pengunjung Antusias Dufan Kembali Dibuka, Petugas Terapkan Prokes Ketat
Penulis: Naufal Lanten
TVRINews, Jakarta
Salah satu objek wisata di Jakarta, Taman Impian Jaya Ancol, kembali dibuka untuk umum, pada Selasa (14/9/2021) lalu. Unit rekreasi favorit yang turut dibuka ialah Dunia Fantasi atau Dufan.
Adapun syarat bagi pengunjung antara lain minimal sudah melakukan vaksinasi minimal dosis pertama yang dideteksi melalui aplikasi PeduliLindungi. Berdasarkan pantauan TVRINews.com di lokasi pada Minggu (19/9/2021), para pengunjung mulai ramai mengantre sejak pukul 10.00 WIB. Meski demikian, pengunjung mengantre dengan tertib dan menjalankan protokol kesehatan (prokes).
Seperti Fikri dan Lista, pengunjung yang berasal dari Kalideres, Jakarta Barat ini mengaku senang Dufan kembali dibuka. Mereka mengatakan telah membeli tiket sejak Agustus 2021 kemarin. Namun karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jakarta membuat tempat rekreasi tersebut ditutup sementara.
“Pesan tiketnya dari bulan Agustus. Nunggu buka pas lagi ada jadwal, soalnya berdua emang dari senin sampai minggu itu ada kerjaan. Jadi mumpung hari ini lagi enggak ada (kerjaan), yaudah jalan aja. Sekalian mumpung tiketnya masih ada juga, takut hangus aja. Ketentuannya 31 Desember dia (tiket) hangus,” kata Fikri di lokasi, Minggu (19/9/2021).
Pria yang sudah lima kali ke Dufan ini mengaku senang tempat rekreasi tersebut kembali dibuka, meski beberapa wahana belum beroperasi. Ia menambahkan bahwa dirinya dan Lista telah mencoba salah satu wahana bermain, yakni ontang-anting.
“Sebenarnya pengen tadi (wahana) Ice Age sama Arum Jeram. Tapi Ice Age-nya lagi maintenance. Kalau Arum Jeram belum ke sana sih,” katanya.
Mengenai aplikasi PeduliLindungi yang menjadi syarat kunjungan, mereka mengaku tidak mengalami kendala berarti. Fikri menambahkan dirinya terbiasa menggunakan aplikasi tersebut untuk bekerja dan pergi ke pusat belanja.
Sementara itu, Dwi Ayuningsih (23) dan Uswatun Hasanah (23) juga merasa senang Dufan kembali dibuka untuk umum. Mereka datang dari Bogor, Jawa Barat, untuk menikmati wahana bermain yang ada di sana.
“Kan udah lama enggak liburan juga karena PPKM. Kebetulan Dufan buka, ya udah sama sama punya waktu, ya udah deh lanjut (main),” kata Dwi.
Meski cukup ramai pengunjung, ia mengapresiasi petugas yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Petugas, kata dia, tidak segan menegur pengunjung yang mengabaikan aturan jaga jarak (social distancing).
“Di antrian depan itu, pas antrian masuk. Kalau antrian di sini (wahana) sih rata-rata masih belum ramai. Tapi antrian di depan tadi emang lumayan ramai kan. Setiap kita masuk disediakan hand sanitizer,” ujarnya.
Dengan dibukanya kembali tempat rekreasi, Uswa berharap agar masyarakat lebih antusias untuk divaksin. Hal itu agar meminimalisir penularan Covid-19, sehingga masyarakat dapat kembali bebas melakukan aktifitas.
“Memang sih sekarang rata-rata mau vaksin tuh biar bisa nge-mall, biar bisa ke tempat hiburan. Tapi ya enggak apa-apa. Intinya kan untuk kebaikan kita semua," katanya.
Diketahui, Ancol merupakan salah satu dari 20 destinasi wisata di Indonesia yang direkomendasikan beroperasi kembali dalam uji coba pembukaan kawasan rekreasi, berdasarkan Surat Edaran Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nomor: SE/8/IL.04.00/DII/2021.
Surat Edaran ini merupakan panduan bagi Pelaku Usaha Pariwisata Taman Rekreasi untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat di dalam kegiatan usahanya selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 di daerah dengan PPKM level 3 di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta dan Jawa Timur. Ancol sudah kembali buka untuk wisatawan sejak 14 September lalu.
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan lokasi wisata dibuka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
"Penambahan lokasi wisata di level yang dibuka dengan prokes ketat dan implementasi PeduliLindungi pada kota-kota level 3," kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam jumpa pers virtual, Senin (13/9/2021).
Di saat yang sama, ganjil-genap akan diberlakukan di kawasan wisata saat akhir pekan. Tujuannya mengurangi jumlah wisatawan yang datang.
"Penerapan ganjil-genap akan diberlakukan pada daerah tempat wisata mulai Jumat pukul 12.00 sampai Minggu pukul 18.00," ujar Luhut.
Editor: Dadan Hardian
Editor: Admin
